Grid.ID - Tahukah kamu mengapa menyapu rumah tidak dianjurkan saat Imlek. Pakar Feng Shui ungkap alasan di baliknya.
Imlek bukan hanya menandai pergantian tahun, namun merupakan hari dengan berbagai tradisi dilakukan bagi yang merayakannya. Misalnya berbagai angpao saat berkunjung ke rumah sanak saudara.
Tradisi lain yang tak boleh ketinggalan adalah membuat dekorasi dan mengenakan pakaian berwarna merah. Sebab warna merah melambangkan keberuntungan atau hoki.
Namun, selain hal-hal yang membawa keberuntungan, budaya Tionghoa juga mengenal pantangan saat perayaan Imlek. Salah satunya adalah anjuran untuk tidak menyapu atau membersihkan rumah. Apa alasannya?
Alasan Dilarang Menyapu saat Imlek
Pakar feng shui, Yulius Fang menjelaskan bahwa larangan menyapu saat Imlek berkaitan dengan kepercayaan dan tradisi yang telah lama dibangun. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa pada malam menjelang tahun baru Imlek, dewa kemakmuran akan datang dan memberikan berkah ke dalam bangunan.
Menyapu dengan membuang kotoran ke luar rumah dianggap dapat ikut menyapu keberuntungan yang sudah masuk semalam. Hal ini yang menjadi alasan menyapu sebaiknya dilakukan keesokan harinya saja.
"Ini sebenarnya bukan disebut sebagai mitos, tetapi sebagai tradisi budaya Tionghoa di masa Imlek. Tradisi ini dilaksanakan dari generasi ke generasi selanjutnya, sehingga menjadi aturan tidak tertulis yang sebaiknya dipatuhi," ujar Yulius, dikutip dari Kompas.com.
Imlek merupakan awal yang baru, maka sebaiknya orang-orang dapat memulainya dengan menghindari hal-hal yang bisa mendatangkan keburukan. Aturan tidak tertulis ini sudah lama dipercaya sejak lama.
"Idealnya masyarakat ingin memulai tahun dengan hal yang bagus untuk keberuntungan sepanjang tahun. Jadi, semua diusahan bagus, indah. Makanan minuman pun harus terasa manis dan lezat," ujarnya.
"Jadi, aturan tidak tertulis ini dibuat sebagai saran keharmonisan dengan maksud yang baik," tambahnya.
Baca Juga: 5 Makanan yang Dilarang Ada di Meja saat Kumpul Bersama Keluarga di Imlek 2026, Konon Bisa Bawa Sial
| Source | : | Grid.ID,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Nesiana |