Grid.ID - Putri sulung artis Alya Rohali, Namira Adjani, dikenal sebagai sosok muda yang berprestasi. Ia berhasil mencatatkan namanya dengan meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Perempuan Termuda Six Star Finisher marathon.
Pencapaian tersebut diraih setelah Adjani berhasil menuntaskan enam ajang marathon dunia yang dikenal sebagai World Marathon Majors. Prestasi ini sekaligus menunjukkan konsistensi dan dedikasinya dalam dunia lari jarak jauh.
Adjani pun mengenang salah satu momen paling berkesan saat mengikuti rangkaian World Marathon Majors. Ia menyebut perlombaan terakhir menjadi pengalaman yang paling membekas baginya.
"Yang paling berkesan kalau buat aku mungkin di race keenamnya ya. Karena kan emang aku udah istilahnya mengejar ini tuh dari tahun 2022, terus pada akhirnya di tahun 2025 bisa selesai," ujarnya saat berada dikawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (9/3/2026).
Perjalanan panjang selama tiga tahun itu membuat momen penyelesaian target terasa sangat spesial. Apalagi, ia harus menjalani latihan yang tidak ringan untuk mencapai tujuan tersebut.
"Jadi emang itu race yang sangat berkesan banget buat aku karena emang latihannya juga yang paling berat, aku mengejar waktu yang paling cepat juga," katanya.
"Mengejar personal best juga, dan kebetulan juga aku finish race di tempat yang cheering-nya itu heboh banget gitu," ucapnya.
"Jadi ya emang sangat berkesan aja sih, race terakhir aku di New York," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Adjani juga berbagi pengalaman mengenai perbedaan kondisi berlari di luar negeri dan di Indonesia. Ia menilai faktor cuaca menjadi salah satu hal yang cukup memengaruhi performa pelari.
"Sebenarnya kalau aku sendiri, menurut aku lari di luar negeri itu bisa dibilang lebih apa ya, lebih nggak berat gitu ya dibanding lari di Indonesia," ungkapnya.
Menurutnya, suhu udara di banyak negara tempat marathon digelar cenderung lebih sejuk. Kondisi tersebut membuat tubuh tidak bekerja terlalu keras selama berlari.
Baca Juga: Sukses Raih Six Stars Finisher, Alya Rohali Bagikan Rahasia Kuat Lari Maraton Dunia
| Penulis | : | Gemma Ramadhina Zaneta |
| Editor | : | Desy Kurniasari |