Grid.ID- Perayaan Paskah di Indonesia tidak selalu identik dengan telur warna-warni dan kelinci hias. Di berbagai daerah, Paskah justru dirayakan lewat tradisi ziarah, prosesi sakral, hingga arak-arakan keagamaan yang telah berlangsung turun-temurun.
Setiap wilayah menghadirkan cara unik untuk memaknai kebangkitan Yesus Kristus dengan nuansa budaya lokal yang kuat. Mulai dari Tana Toraja, Flores Timur, hingga Kediri, tradisi Paskah menjadi bagian penting dari wisata religi sekaligus warisan iman.
Sejumlah ritual bahkan telah berlangsung selama ratusan tahun dan tetap lestari hingga kini. Ragam tradisi ini menunjukkan bahwa Paskah di Indonesia bukan hanya perayaan rohani, tetapi juga cermin kekayaan budaya Nusantara.
Paskah di Indonesia Tak Hanya Soal Telur dan Kelinci
Secara umum, Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus sebagaimana tertulis dalam Kitab Perjanjian Baru. Perayaan Paskah kerap identik dengan simbol kelinci dan telur Paskah, yang biasanya hadir di rak toko, taman, hingga kegiatan Sekolah Minggu seperti menghias dan bertukar telur.
Namun, di Indonesia, Paskah memiliki warna yang berbeda. Di sejumlah daerah, Paskah lebih lekat dengan ziarah, doa bersama, prosesi Jalan Salib, hingga arak-arakan patung suci yang sarat makna religius.
1. Jalan Salib di Bukit Doa, Tana Toraja
Saat Paskah, dikutip dari Kompas.com, umat Kristen di Tana Toraja menjalankan prosesi Jalan Salib di Bukit Doa Getsemani, Makale. Dalam perjalanan ini terdapat 14 pemberhentian yang menggambarkan tahap-tahap penderitaan Yesus.
Sepanjang jalur menuju puncak bukit, berdiri patung-patung yang merepresentasikan kisah sengsara Yesus. Umat berjalan kaki dari titik awal hingga akhir sambil berdoa dan merenungkan pengorbanan Yesus Kristus dalam suasana khidmat.
Di kawasan Makale juga terdapat Patung Yesus Buntu Burake yang dikenal sebagai salah satu ikon religius setempat. Patung itu terlihat dari kejauhan dengan tangan besar dan ekspresi teduh yang seolah memberkati Tana Toraja, menambah kekhusyukan perayaan Paskah di daerah tersebut.
2. Semana Santa di Flores Timur
Di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Paskah dirayakan lewat tradisi Semana Santa yang berasal dari bahasa Portugis dan berarti “pekan suci”. Tradisi ini menjadi perpaduan kuat antara unsur budaya Flores dan perayaan keagamaan Katolik.
| Source | : | Kompas.com,Tribun Kupang |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |