Grid.ID - Seorang guru agama di Nunukan kini jadi korban bullying di sekolah. Sosoknya dilempar kursi oleh kepsek sampai sertifikasi tertahan selama setahun.

Dugaan penganiayaan terhadap seorang guru agama di SD Negeri 001 Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, atas nama Sitti Halimah, memicu amarah publik dan gelombang kecaman di media sosial. Kondisi korban bahkan dilaporkan sempat merosot tajam hingga harus mendapatkan perawatan medis di Kota Tarakan.

Berikut kronologi guru agama di Nunukan jadi korban bullying di sekolah. Sosoknya dilempar kursi oleh kepsek sampai sertifikasi tertahan selama setahun.

Seorang guru mata pelajaran agama menjadi korban dugaan penganiayaan oleh kepala sekolah di sebuah SD Negeri yang berada di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus yang menimpa guru agama ini pun menyedot perhatian publik dan memicu gelombang simpati dari warganet. Unggahan terkait peristiwa tersebut ramai diperbincangkan dan menuai reaksi keras di media sosial.

Banyak netizen melontarkan kecaman serta hujatan terhadap oknum kepala sekolah tempat korban mengajar. Dalam foto yang beredar, terlihat seorang perempuan mengenakan seragam guru dengan kerudung berwarna cokelat, terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.

Selang infus tampak terpasang pada wajah korban. Kondisinya disebut sempat memburuk sehingga harus dirujuk dan mendapatkan penanganan medis di Kota Tarakan.

Perempuan tersebut diketahui bernama Sitti Halimah, seorang guru yang mengajar di SDN 001 Sebatik Tengah. Foto tersebut disertai tulisan panjang bernada haru yang menggugah empati banyak orang.

Curahan hati tersebut memicu kemarahan masyarakat atas dugaan perlakuan tidak pantas yang dilakukan oleh kepala sekolah. Ungkapan pilu itu disampaikan oleh anak kandung korban, Muhammad Nurhidayat.

Dalam tulisannya, Muhammad Nurhidayat menggambarkan keteguhan hati sang ibu, Sitti Halimah, saat menghadapi tekanan di lingkungan tempatnya bekerja. Ia menyebut sang ibu kerap pulang ke rumah dengan senyuman, seakan tak memperlihatkan beban yang dipikulnya.

Hal itu dilakukan semata-mata demi menjaga perasaan anak-anaknya. Namun di balik ketegarannya, Sitti Halimah diduga harus menanggung perlakuan intimidatif di sekolah.

Baca Juga: Kronologi Anak Tengah Bunuh Sekeluarga di Jakarta Utara, Campur Teh dengan Racun Tikus sampai Bakar Kembang Api

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,TribunMedan.com
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia