Grid.ID - Indy Barends kini berseteru dengan sang anak di sosmed. Putranya mendadak bahas mental sampai omongan orang tua.
Unggahan Manuel Tobias Sarmanella di TikTok belakangan menjadi sorotan publik. Putra kedua Indy Barends tersebut secara terang-terangan mengulas pentingnya menjaga kesehatan mental serta pengaruh ucapan orang tua terhadap kondisi psikologis anak.
Berikut kronologi Indy Barends berseteru dengan sang anak di sosmed. Berawal dari membahas mental sampai omongan orang tua.
Melalui video berdurasi 57 detik yang diunggah pada 21 Januari 2026, Manuel menegaskan bahwa menjaga kesehatan mental diri sendiri adalah hal yang sangat krusial. Ia juga memberikan dorongan semangat agar seseorang tidak mudah menyerah ketika kondisi mental sedang menurun, sembari secara singkat membagikan pengalaman pribadinya.
Dalam unggahan itu, Manuel membahas pengaruh ucapan orang tua terhadap kesehatan mental anak saat terjadi perbedaan pendapat. Ia juga menegaskan bahwa anak tidak seharusnya menyalahkan diri sendiri.
“Jikalau hari ini habis menderita dengan omongan orang tua dengan penuh rasa dendam selalu keras kepala dan merasa omongan mereka itu salah. Ini bukan salah lo kok,” ungkap Manuel, dikutip dari laman TikTok @manuelsaidwhat_.
Menurut Manuel, rasa kecewa atau kesal yang muncul akibat perkataan orang tua adalah hal yang normal. Ia menekankan bahwa anak tidak berkewajiban menanggung ataupun memperbaiki luka emosional yang timbul sebagai dampaknya.
“Gue pun sering banget ngalamin ini, enggak cuman lo. Perasaan lo valid. Reaksi lo wajar. Dan luka yang mereka berikan? Itu tanggung jawab mereka, bukan lo,” sambung Manuel.
Manuel kembali mengingatkan bahwa tidak setiap perkataan orang tua perlu dipercaya atau dijadikan pedoman hidup. Menurutnya, ucapan tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk menilai harga diri seseorang.
“Kalau omongan mereka bikin lo ngerasa lemah, salah, atau enggak berharga, intinya gini aja ya, kalau lo punya impian besar yang mau lo capaikan di masa depan kayak gue, omongan yang diberikan orang tua lo itu enggak selalu benar dan kata-kata mereka enggak nentuin nilai dari diri lo sendiri,” ungkapnya.
Remaja berusia 17 tahun itu menegaskan bahwa perasaan yang dirasakannya bukanlah suatu kesalahan. Ia menyampaikan bahwa seorang anak pada dasarnya hanya berupaya bertahan dari sikap orang tua yang seharusnya memberi rasa aman, termasuk yang ia alami sendiri.
Baca Juga: Kronologi Kisruh Hak Asuh Anak Inara Rusli dan Virgoun, Berujung Laporan ke Komnas PA
| Source | : | TikTok |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |