Grid.ID - Band Wali kembali membuktikan pesonanya sebagai grup musik yang tak hanya menghibur, tapi juga membawa pesan moral dan spiritual.
Penampilan mereka di panggung utama Synchronize Fest 2025 hari kedua di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/10/2025) malam, menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang festival.
Meski area panggung tersebut merupakan yang paling luas, ribuan penonton terlihat memadati setiap sudut hingga meluber ke luar arena. Antusiasme ini menandakan bahwa Wali masih menjadi salah satu band paling dicintai lintas generasi.
Faank, Apoy, Hamzah Shopi, dan Tomi membuka penampilan dengan lagu “Cari Berkah”, disambut tepuk tangan meriah. Tak butuh waktu lama, mereka melanjutkan dengan “Si Udin Bertanya”.
Momen menarik terjadi ketika para penonton secara serempak mengangkat tangan mereka seperti sedang berdoa, mengikuti suasana religius yang kental dalam lagu tersebut.
Usai dua lagu pembuka, Faank menyapa ribuan penggemarnya sambil memimpin doa. Sedangkan ribuan penonton memgamini doa yang dilontarkan Faank.
“Ya Allah berkahilah kami yang ada di sini, jauhkan kami dari berbagai macam fitnah, jauhkan kami dari berbagai musibah,” ujar Faank.
"Amiiin," balas penonton lantang.
Mereka kemudian melanjutkan dengan lagu “Nenekku Pahlawanku” diiringi visual megah bergambar sosok nenek dengan kostum pahlawan. Setelahnya, Wali membawakan “Emang Dasar” dan “Ada Gajah di Balik Batu”.
Membeludaknya penonton yang hadir pun dimanfaatkan Wali untuk memperkenalkan yayasan sosial mereka yaitu Wali Care. Dalam video yang ditampilkan, ada beberapa program sosial yang berdampak positif untuk masyarakat.
Di antaranya adalah penyediaan mobil ambulans, perbaikan masjid, pemberian bantuan atau donasi untuk orang-orang yang membutuhkan, hingga donasi untuk masyarakat di Palestina.
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |