Grid.ID - Kasus keracunan MBG di Bandung Barat menyita perhatian Dedi Mulyadi. Pasalnya korban diketahui tembus mencapai 842 korban.
Melihat hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung ingatkan soal trauma yang dialami anak-anak imbas jadi korban keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis). Dedi juga meminta dilakukan penyelidikan.
Terutama terkait kendala apa yang dialami dalam penyajian MBG baik itu dari sisi penyelenggara hingga makanan yang disajikan.
"Yang harus kami lakukan itu lihat dulu, penyelenggara mampu atau tidak. Kedua, makanan yang disajikan sesuai harga atau tidak. Dua hal itu yang akan jadi objek penelitian saya," ungkap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Kamis (2/10/2025).
Dedi juga menyoroti buruknya manajemen program MBG dimana ia melihat ketidakseimbangan antaran jumlah penerima layanan dan tenaga yang tersedia.
"Yang dilayaninya sekian ribu orang, kemudian jumlah yang melayaninya hanya sedikit, ditambah lagi jarak yang ditempuh jauh, kemudian ditambah lagi juga ingin memberikan layanan secara sekaligus," beber Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat itu juga menyinggung soal proses produksi makanan yang tidak sesuai. Terutama dalam hal waktu pemasakan dengan penyajian. Hal itu pun diduga meningkatkan resiko makanan basi yang bisa berimbas menyebabkan keracunan.
"Misalnya, masaknya jam 1 malam atau masaknya jam 12 malam, disajikannya jam 12 siang, kan jarak waktunya lama," imbuhnya.
Itulah sebabnya, Dedi meminta seluruh pihak melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus keracunan MBG di Bandung tidak kembali terulang. Terakhir, Dedi juga membahas soal trauma yang dialami anak-anak yang keracunan dan membuat takut mengkonsumsi MBG.
"Itu menimbulkan trauma, traumanya adalah anak yang harusnya mendapat asupan gizi, itu kan menjadi keracunan, kan menjadi trauma," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari Tribunnews.com.
"Traumanya nanti mereka tidak mau makan lagi terhadap makanan yang disajikan, sedangkan makanan (MBG) yang disajikan itu kan tiap hari dilakukan," imbuhnya. (*)
| Source | : | Tribunnews.com,KOMPAS.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |