Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi titip pesan ke mahasiswa baru-baru ini jadi sorotan. Pasalnya, Gubernur Jawa Barat itu meminta mahasiswa agar tak tilep uang semestaran.
Momen tersebut pun terjadi saat Dedi hadir acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unpas. Yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB Jl Tamansari, Kota Bandung, Selasa (16/9/2025).
Mulanya, Dedi memuji aksi dari mahasiswa yang dalam kesempatan itu menyampaikan berbagai gagasan kritis. Termasuk untuk mendorong adanya evaluasi di eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Dimana hal itu nantinya diharapkan bisa mengarah untuk kemakmuran rakyat.
"Terutama evaluasi tentang bagaimana negara efisiensi dalam melakukan pengelolaan keuangan dan berorientasi pada kemakmuran rakyat, sehingga kebutuhan pokok dasar masyarakat harus terpenuhi. Itu yang pertama," beber Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID TribunJabar.id, Minggu (21/9/2025).
Itulah sebabnya, Dedi Mulyadi mengatakan civil society-nya harus terbentuk dalam bentuk karakter manusia yang kuat. Dedi juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melakukan tindakan mengarah ke koruptif.
Yakni dimana Dedi Mulyadi titip pesan agar mahasiswa tak tilep duit semestaran. Serta berperilaku boros.
"Saya juga ngajak mahasiswa kalau negara aparat tidak boleh koruptif, mahasiswa juga enggak boleh koruptif sama orang tuanya.
Enggak boleh nilep uang semesteran, enggak boleh boros, karena itu prasyarat untuk membangun civil society yang kuat," imbuh Dedi Mulyadi
Lebih lanjut, Dedi menegaskan jangan hanya pemimpin saja yang kuat, namun rakyat juga harus kuat. Karena rakyat yang jujur juga akan menciptakan generasi yang jujur pula.
"Pemimpinnya jujur, rakyatnya juga jujur, generasinya juga jujur," kata Dedi Mulyadi dikutip dari Tribunnews.com.
| Source | : | TribunJabar.id,KOMPAS.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |