Grid.ID - Gerobaknya jadi korban demo DPR yang meledak di berbagai daerah, pedagang seblak ini auto nelangsa. Pasalnya gerubak pedagang seblak itu sampai hangus terbakar dan terdengar hingga ke telinga Dedi Mulyadi.
Alhasil, pedagang seblak itu pun tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya. Pasalnya gerobak tersebut menjadi sarana dirinya mencari nafkah.
Namun karena gerobaknya jadi korban demo, kini pedagang seblak itu tak bisa berjualan. Ditambah lagi, saat kejadian ternyata dagangannya juga hangus terbakar.
Bahkan pelanggan yang biasanya datang untuk membeli seblak juga tak datang imbas kejadian itu. Melihat hal tersebut, Dedi Mulyadi pun menyempatkan diri untuk menemui pedagang seblak tersebut.
"Ibu habis menangis karena rodanya terbakar, dagangannya hangus. Kehilangan daging, bahan jualan, gerobak, sampai pelanggan karena karyawannya juga tidak masuk kerja," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari postingan Instagramnya @dedimulyadi71, Minggu (7/9/2025).
Kendati demikian, Dedi sedikit bersyukur lantaran pedagang seblak itu kini sudah kembali berjualan. Meski tak dipungkiri jadi sepi usai banyak pelanggannya yang tak masuk kerja.
"Alhamdulillah sekarang ibu sudah bisa lega lagi, bisa jualan lagi, kontrakannya setahun sudah selesai.
Tapi, ibu pusing harus jualan di mana karena pelanggannya mungkin tidak masuk kerja dulu sampai rumah makannya terbangun lagi," beber Dedi Mulyadi.
Terungkap pula, pelanggan dari pedangan seblak tersebut kebanyakan berasal dari karyawan restoran Ayam Bakar Sambara, tepatnya di Jalan Trunojoyo, Kota Bandung. Yang juga jadi lokasi kericuhan saat demo.
Oleh karenanya, Dedi Mulyadi meminta agar aksi massa demo jangan sampai mengorbankan rakyat kecil pula, terutama pedagang pinggir jalan.
"Kalau demonstrasi untuk kepentingan rakyat, maka jangan menyusahkan rakyat. Ingat itu, fergosooo," tulis Dedi Mulyadi dalam caption postingannya itu. (*)
Baca Juga: Dedi Mulyadi Sebut Situasi Kondisi di Jabar Kondusif, Meski Sudah Tahu Kabar Ada Demo Lanjutan