Grid.ID – Kasus penyiraman cairan kimia berbahaya yang dialami Andrie Yunus, aktivis KontraS, di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, diduga bukan tindakan spontan. Polisi menyebut aksi ini dilakukan secara terorganisir dan telah direncanakan.

Dari penelusuran puluhan CCTV, diketahui ada 4 pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor. Mereka diduga sudah memantau pergerakan korban sejak sebelum kejadian pada Kamis (12/3/2026) malam.

Menurut penuturan pihak kepolisian, para pelaku membuntuti korban dari kawasan Gambir, Tugu Tani, hingga saat korban menghadiri acara di gedung YLBHI.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan para pelaku menunggu waktu yang tepat sebelum menyerang.

"Para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Diduga 4 orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban," ungkap Kombes Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/1/2026).

Pelaku tidak langsung menyerang saat korban berada di tempat ramai. Mereka terus mengikuti korban, bahkan ketika korban sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar.

"Korban ini tidak langsung menuju ke tempat kejadian perkara namun sempat mengisi bahan bakar dulu di SPBU Cikini Raya dan itu diikutin oleh pelaku sekitar pukul 23:32," jelas Kombes Iman.

Setelah korban menuju lokasi yang lebih sepi, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Salemba I, para pelaku langsung menjalankan aksinya sekitar pukul 23:37 WIB. Polisi menilai para pelaku terlihat tenang saat melakukan aksinya.

"Kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan dalam melakukan perjalanan dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian," tambah Kombes Iman.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, juga mengatakan pergerakan korban dan pelaku terlihat jelas dari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Ada lawan arah dari Cilosari ke SPBU Cikini yang diduga perjalanan korban menuju TKP melalui Jalan Cikini Raya atau SPBU Cikini, Jalan Pegangsaan Timur... sampai dengan Jalan Salemba I yaitu di TKP," urai Kombes Reynold.

Baca Juga: Profil Andrie Yunus, Aktivis HAM KontraS yang Diserang Pakai Air Keras, Ternyata Pernah Alami Teror Sebelumnya!

Halaman Selanjutnya

Penulis : Ragillita Desyaningrum
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras