Grid.ID - Menjelang atau saat bulan suci Ramadan tiba, sering kali muncul berbagai pertanyaan hingga mitos seputar hukum puasa di tengah masyarakat. Salah satu rumor sering dipertanyakan adalah anggapan bahwa makan di depan orang yang sedang berpuasa dosanya setara dengan berzina di dalam masjid.

Mendengar perumpamaan yang cukup ekstrem ini, pendakwah Ustaz Khalid Basalamah pun akhirnya angkat bicara dan memberikan penjelasan yang lugas. Dalam sebuah cuplikan ceramahnya, Ustaz Khalid Basalamah tampak kaget dan mempertanyakan dari mana asal muasal anggapan tersebut.

"Allahu a'lam, ini dari mana ini? Kok perumpamaannya disamakan dengan zina di dalam masjid? Zina dosa besar, di dalam masjid lagi. Lailahaillallah. Ini nggak ada dalilnya," kata Ustaz Khalid dalam tayangan YouTube Era Islam yang Grid.ID kutip, Jumat (20/2/2026).

Ia meluruskan bahwa hukum asal makan di depan orang yang sedang berpuasa sebenarnya tidak berdosa, namun dihukumi makruh (sebaiknya dihindari) jika dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Ustaz Khalid memaparkan bahwa Islam adalah agama yang memudahkan. Jika seseorang memiliki udzur syar'i (alasan yang dibenarkan agama) seperti sakit, musafir, atau wanita yang sedang haid/nifas, maka ia sama sekali tidak berdosa jika makan di siang hari.

Beliau mencontohkan seorang istri yang sedang haid dan suaminya berpuasa. Sang istri tetap boleh makan. Namun, di sinilah adab atau etika bermain.

"Adabnya dia nggak makan depan suaminya. Tapi kalau dia makan depan suami atau depan orang puasa kalau dia punya udzur, nggak berdosa dia," jelas sang ustaz.

Lebih lanjut, selain soal makan, Ustaz Khalid juga menyinggung isu yang tak kalah ramai diperdebatkan setiap tahun, yakni hukum warung makan yang buka di siang hari saat Ramadan. Berdasarkan fatwa para ulama, Ustaz Khalid menegaskan bahwa seorang muslim diperbolehkan menjual makanan di bulan Ramadan.

Di luar sana, masih banyak orang yang membutuhkan makanan karena memiliki udzur, seperti musafir, orang sakit, wanita haid/nifas, lansia, hingga saudara kita yang non-muslim.

"Jadi bukan berarti harus diharamkan semua orang, nggak. Nanti akhirnya orang Islam nggak punya makanan, akhirnya beli sembarangan dari orang non-muslim," terangnya.

Kendati demikian, Ustaz Khalid kembali mengingatkan bahwa tetap harus ada adab yang dijaga oleh para penjual, misalnya dengan memasang tirai penutup di warung makannya untuk menghormati mereka yang sedang beribadah puasa.

Baca Juga: Puasa Tanpa Drama Lambung! Ini 5 Cara Ampuh Cegah Asam Lambung Naik Saat Ramadan

Kesimpulannya, mitos dosa setara zina di masjid itu dipastikan hoaks alias tidak ada dalilnya. Yang terpenting, di bulan Ramadan adalah bagaimana kita saling menjaga adab, toleransi, dan menghormati satu sama lain. (*)

Source : Youtube
Penulis : Devi Agustiana
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral