Grid.ID - Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an, momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak tilawah. Banyak yang menargetkan bisa khatam minimal satu kali selama 30 hari puasa.
Mengutip laporan Kompas.com, Al-Qur’an memang dibagi menjadi 30 juz untuk memudahkan umat Islam mengkhatamkannya dalam satu bulan. Pembagian ini merupakan hasil ijtihad ulama sejak abad ke-2 Hijriyah.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib, menjelaskan satu bulan Ramadan idealnya diisi dengan membaca satu juz per hari. Dengan pola ini, khatam bisa tercapai tepat pada hari ke-30.
Satu juz rata-rata terdiri dari sekitar 19 halaman. Karena itu, bacaan perlu dibagi ke beberapa waktu agar terasa ringan.
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Machasin, menyarankan pembagian bacaan dalam lima waktu salat. Polanya dibuat agar konsisten dan tidak menumpuk di satu waktu saja.
Berikut pembagian halaman agar khatam 1 kali selama Ramadan:
Subuh: 4 halaman
Dzuhur: 4 halaman
Ashar: 4 halaman
Maghrib: 4 halaman
Isya: 3 halaman
Ustaz Muhammad Nur Maulana juga memberikan metode sederhana dengan membaca satu lembar sebelum dan sesudah salat fardhu. Jika dilakukan lima waktu, maka totalnya mencapai 10 lembar atau setara satu juz sehari.
Sementara itu, Ustazah Lulung Ummu Mumtaza menyarankan mengikuti tanggal Ramadan. Artinya, tanggal 1 membaca juz 1 dan seterusnya hingga juz 30.
Selain satu kali khatam, umat Islam juga bisa menargetkan lebih dari itu. Hal ini dirangkum dalam artikel WartaKota.
Untuk target dua kali khatam, pembaca perlu menggandakan porsi menjadi 2 juz per hari. Bacaan bisa dibagi merata di setiap waktu salat.
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |