Grid.ID- Menjalani ibadah puasa saat hamil menjadi pertimbangan tersendiri bagi banyak perempuan Muslim. Di satu sisi, Ramadan 2026 adalah momen spiritual yang dinanti.
Di sisi lain, kesehatan ibu dan janin tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan sejumlah hal penting sebelum memutuskan berpuasa.
Mulai dari asupan cairan hingga pengaturan aktivitas harian harus direncanakan dengan baik. Berikut ulasan lengkap tips puasa Ramadan 2026 bagi ibu hamil berdasarkan informasi yang kami himpun dari Kompas.com dan Tribun Health, Jumat (20/2/2026).
Pentingnya Konsultasi Sebelum Puasa Ramadan 2026
Pada dasarnya, tidak ada aturan baku mengenai trimester tertentu yang melarang ibu hamil berpuasa. Ibu hamil dapat menjalankan Ramadan 2026 sejak trimester pertama hingga ketiga selama kondisi tubuh sehat dan tidak memiliki komplikasi kehamilan. Namun, konsultasi dengan dokter kandungan menjadi langkah awal yang wajib dilakukan.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) dari RSIA Anugerah Semarang, Deni Dwi Ariani, menyarankan agar ibu hamil memastikan kondisi medisnya sebelum berpuasa. Jika dokter mengizinkan, maka puasa dapat dijalankan dengan pengawasan. Sebaliknya, jika tidak direkomendasikan, ibu hamil sebaiknya tidak memaksakan diri demi keselamatan diri dan janin.
1. Jaga Asupan Air Putih untuk Cegah Dehidrasi
Salah satu kunci aman menjalani Ramadan 2026 bagi ibu hamil adalah menjaga kecukupan cairan. Deni menegaskan pentingnya minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi 8–12 gelas air per hari atau setara 2–3 liter.
Asupan tersebut dapat dibagi saat sahur, berbuka, setelah tarawih, dan sebelum tidur. Pola ini membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama menjalani puasa. Dehidrasi pada ibu hamil dapat memicu lemas, pusing, hingga kontraksi dini.
2. Hindari Teh dan Kopi
Selama Ramadan 2026, ibu hamil sebaiknya menghindari minuman berkafein seperti teh dan kopi. Minuman tersebut bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.
Kondisi ini berisiko menyebabkan dehidrasi saat berpuasa. Sebagai gantinya, ibu hamil dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih atau minuman sehat tanpa kafein untuk menjaga hidrasi optimal.
| Source | : | Kompas.com,Tribun Health |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |