Grid.ID - Menjelang Ramadan 2026, tradisi buka puasa bersama atau bukber kembali menjadi momen yang dinanti umat Muslim. Kegiatan ini tidak sekadar tentang menyantap hidangan setelah seharian berpuasa.
Bukber juga menjadi ruang pertemuan sosial yang sarat makna kebersamaan. Di tengah rutinitas dan tekanan hidup modern, momen berkumpul saat Ramadan memiliki nilai emosional tersendiri.
Karena itu, menjelang Ramadan 2026, penting memahami bahwa buka puasa bersama tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan mental. Berbagai kajian psikologis menunjukkan bukber mampu memperkuat kesejahteraan emosional seseorang.
Makna Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan 2026
Buka puasa bersama telah menjadi kebiasaan populer di kalangan umat Muslim setiap bulan Ramadan. Mulai dari keluarga, sahabat, hingga komunitas dan rekan kerja, banyak yang menjadikan bukber sebagai agenda rutin tahunan. Dalam konteks Ramadan 2026, bukber bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan simbol kebersamaan dan kepedulian.
Secara keagamaan, buka puasa bersama memiliki makna berbagi kebahagiaan dan keberkahan. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berbuka, maka baginya pahala yang sama dengan orang yang berbuka itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berbuka itu sedikitpun.” (HR Tirmidzi). Nilai spiritual ini semakin memperkuat makna bukber sebagai aktivitas yang membawa kebaikan lahir dan batin.
Hukum Buka Puasa Bersama dalam Islam
Menjelang Ramadan 2026, banyak umat Muslim juga bertanya tentang hukum buka puasa bersama. Dalam Islam, sebagaimana dikutip dari Rumah Zakat.org, bukber hukumnya mubah atau diperbolehkan.
Artinya, kegiatan ini tidak diwajibkan, tetapi juga tidak dilarang. Seorang Muslim bebas memilih untuk mengadakan atau mengikuti bukber sebagai bagian dari tradisi Ramadan.
Namun demikian, ada syarat yang perlu diperhatikan. Makanan yang disajikan harus halal, dan suasana kegiatan tetap Islami serta tidak melenceng dari norma agama. Dengan memenuhi syarat tersebut, buka puasa bersama dapat menjadi amalan sosial yang bernilai ibadah sekaligus bermanfaat bagi kesehatan mental.
Manfaat Buka Puasa Bersama bagi Kesehatan Mental
| Source | : | Kompas.com,rumahzakat.org |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari, program KG Media yang merupakan suatu rencana aksi global, bertujuan untuk menghapus kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.