Grid.ID - Menjalani ibadah puasa Ramadan 2026 bukan hanya soal menahan lapar dan haus semata. Perubahan pola makan, minum, hingga jam tidur membuat tubuh perlu dipersiapkan dengan baik.
Menjelang Ramadan 2026, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental. Tanpa persiapan yang tepat, puasa justru bisa memicu kelelahan dan gangguan kesehatan.
Karena itu, menjaga kebugaran tubuh menjadi kunci agar ibadah berjalan lancar. Berikut tips lengkap agar tetap sehat dan fit saat Ramadan 2026 tiba sebagaimana dihimpun dari Kompas.com dan Tribun Banten, Jumat (6/2/2026).
Board of Medical Excellence Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, menegaskan bahwa puasa seharusnya dimaknai sebagai momen memperbaiki pola hidup. Dalam acara Halodoc Talks di Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026), ia menyebut puasa membutuhkan kesiapan mental yang sering kali diabaikan.
Menurutnya, Ramadan 2026 bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga menyiapkan mental serta menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Tanpa kesiapan tersebut, ibadah puasa justru bisa menjadi beban.
1. Siapkan mental agar tubuh tidak ikut stres
Dr. Irwan menilai kesiapan mental merupakan langkah awal dalam menjaga kesehatan selama puasa. Mental yang tidak siap dapat memicu stres dan berdampak langsung pada kondisi fisik.
“Kalau mentalnya enggak siap, nanti yang ada bukan ibadah, malah stres,” ujarnya. Stres membuat tubuh mudah lelah, sulit tidur, dan rentan mengalami gangguan pencernaan. Karena itu, puasa pada Ramadan 2026 sebaiknya dipandang sebagai proses yang dijalani dengan kesadaran, bukan paksaan, agar tubuh lebih mudah beradaptasi.
2. Atur pola makan
Persiapan fisik sebelum Ramadan 2026 penting dilakukan sejak dini. Mulailah mengatur pola makan seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian, serta sumber protein seperti ikan, telur, dan kacang-kacangan. Kurangi makanan tinggi gula, gorengan, dan makanan cepat saji agar tubuh tidak mudah lemas saat puasa.
Kesalahan umum saat puasa terjadi pada momen berbuka. Banyak orang mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula secara berlebihan. “Berbuka pakai kolak, habis itu es teler, terus makan berat, minumnya es teh manis. Kalau dicek, gula darahnya bisa melonjak,” jelas dr. Irwan.
Baca Juga: 12 Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton Saat Bulan Ramadan, Penuh Makna dan Pelajaran Hidup
| Source | : | Kompas.com,Tribun Banten |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |