Grid.ID - Pertanyaan kapan batas akhir membayar utang puasa Ramadan memang sering kali dipertanyakan. Apalagi, jika waktu Ramadan berikutnya sudah mulai tiba.

Seperti diketahui, puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, bepergian jauh (musafir), hamil, menyusui, atau halangan lain yang dibenarkan syariat, seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di kemudian hari.

Penggantian puasa ini dikenal dengan istilah qadha puasa. Lalu, kapan batas akhir membayar puasa Ramadan?

Pertanyaan perihal qadha atau bayar utang puasa itu rupanya pernah dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad. Dilansir Tribunnewsbogor.com, dari tayangan Q&A Ustadz, Ustadz Abdul Somad sempat mendapat pertanyaan perihal kapan batas waktu bayar utang puasa tersebut dari seorang jamaah.

Mendapat pertanyaan itu, sang ustaz lantas menjawabnya. Menurut Ustadz Abdul Somad, umat muslim yang ingin membayar utang puasa di Ramadan tahun lalu, batas waktunya adalah sampai bulan Ramadan tahun ini. Artinya, seseorang masih bisa melakukan qadha puasa Ramadan tahun lalu, termasuk di bulan Syaban pada hari terakhir.

"Batasnya (qadha puasa Ramadan tahun lalu) kapan? sampai Ramadan (tahun) ini," ungkap Ustaz Abdul Somad.

Kapan batas akhir membayar puasa Ramadan? begini penjelasan Ustaz Abdul Somad, jangan sampai terlewat!
Instagram @ustadzabdulsomad_official
Kapan batas akhir membayar puasa Ramadan? begini penjelasan Ustaz Abdul Somad, jangan sampai terlewat!

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga memaparkan hukumnya seseorang yang hendak membayar utang puasa di bulan Syaban pada hari Senin. Ustaz Abdul Somad menyebut orang tersebut akan mendapatkan tiga keuntungan, yakni utang puasanya lunas satu hari, mendapat keutamaan puasa sunah Syaban dan juga puasa hari Senin.

"Siapa yang mengganti puasa di bulan Syaban hari Senin otomatis dapat tiga, puasa qada lunas satu hari, puasa sunah syaban dapat, puasa hari Senin dapat," imbuh Ustaz Abdul Somad.

Kendati demikian, menurut sang ustaz niatan puasa untuk mendapatkan tiga keuntungan itu hanya diucap satu saja, yakni niat untuk qadha puasa Ramadan.

"Niatnya satu aja, saya niat puasa qada. Otomatis dapat tiga. Jadi enggak perlu niatnya tiga," jelas Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga: Ramadan 2026 Kurang Berapa Hari Lagi? Cek Waktu Awal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Halaman Selanjutnya

Source : Tribunnews.com,Tribun-Timur.com
Penulis : Widy Hastuti Chasanah
Editor : Widy Hastuti Chasanah

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia