Grid.ID - Anang Hermansyah menyoroti persoalan mendasar dalam industri musik Tanah Air yang dinilainya belum mendapat perlindungan optimal. Menurut Anang, persoalan tersebut bukan semata soal hak cipta, melainkan absennya tata kelola musik yang komprehensif.

Saat ditemui awak media, Anang mengungkapkan pandangannya berdasarkan pengalaman panjangnya sebagai pelaku industri. Ia menilai regulasi yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kompleksitas dunia musik Indonesia.

Anang menjelaskan bahwa Undang-Undang Hak Cipta memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Di dalamnya, musik hanya menjadi salah satu bagian dari berbagai jenis karya intelektual.

“Undang-undang hak cipta itu mengatur banyak hal, bukan hanya musik,” ujar Anang saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (20/01/2026).

“Sementara industri musik punya karakter dan persoalan sendiri yang tidak bisa disamakan dengan buku atau film," tambahnya.

Menurut suami Ashanty itu, Indonesia hingga kini belum memiliki undang-undang khusus yang mengatur tata kelola industri musik secara menyeluruh. Kondisi ini membuat banyak persoalan musisi dan pelaku industri kerap berulang tanpa solusi jangka panjang.

Ia menilai, tata kelola yang jelas akan memberikan kepastian bagi semua pihak. Mulai dari pencipta lagu, penyanyi, label, hingga pihak pengelola hak kolektif.

“Kalau tata kelolanya tidak diatur dengan baik, friksi pasti akan terus terjadi,” kata Anang.

“Padahal industrinya besar dan potensinya luar biasa," tambahnya memperjelas.

Anang juga menyinggung peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang kerap menjadi sorotan publik. Menurutnya, polemik seputar LMK menunjukkan perlunya aturan yang lebih spesifik dan tegas.

Ia menekankan bahwa musik memiliki nature berbeda dibanding sektor kreatif lainnya. Oleh karena itu, pendekatan regulasinya pun tidak bisa disamaratakan.

Baca Juga: Anang dan Krisdayanti Mantu Lagi, Azriel Akan Nikahi Sarah Menzel Tahun Depan, Lokasi Dispill!

Anang menyebut Indonesia sebagai negara dengan sumber budaya yang sangat kaya. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia juga merupakan pasar besar bagi industri musik.

Halaman Selanjutnya

Penulis : Argia Melanie Pramesti
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia