Grid.ID - Kronologi IRT di Tasikmalaya hampir jadi korban penipuan Dedi Mulyadi palsu. Ternyata begini modusnya.
Seorang ibu rumah tangga (IRT) hampir menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Hal ini terjadi di wilayah Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Perempuan bernama Yati (44), warga Jalan Empang Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya nyaris menjadi korban kejahatan itu. Penipuan ini diketahui dilakukan dengan modus memberikan bantuan sejumlah uang senilai Rp50 juta oleh Dedi Mulyadi.
Adapun, kejadian ini berawal saat Yati tengah melakukan live di platform TikTok. Setelah selesai siaran, dia mendapatkan pesan singkat dari akun bernama "Kang Dedi Mulyadi" yang meminta nomor WhatsApp-nya.
Oknum penipu itu kemudian menghubungi Yati dengan mengirimkan sejumlah voice note suara Dedi Mulyadi. Isi pesan tersebut yaitu mengatakan bahwa sang gubernur akan memberikan bantuan uang senilai Rp50 juta.
Beruntung, korban tak langsung percaya meski sudah diiming-imingi janji tersebut. Penipu itu bahkan sempat mengirimkan video petugas bank yang tengah menghitung uang untuk dikirimkan.
Selanjutnya, akun itu juga melakukan panggilan video menggunakan sebuah nomor sekitar pukul 13.00 WIB. Yati kemudian terkejut karena dalam panggilan video itu terlihat sosok yang sangat mirip dengan Dedi yang menggunakan pakaian adat Sunda berwarna putih dengan ikat kepala yang biasa dikenakan.
“Dia nelepon pada jam 1 siang, itu VC. Tapi dia bener ngomong, ada Pak Dedi biasa, pakai baju putih gitu. Tapi nggak banyak bicara maupun nanya,” ungkap Yati, dilansir dari TribunJabar.id.
“Mirip banget suaranya, tapi saya curiga itu AI, karena sekarang itu banyak disalahgunakan,” katanya.
Menurut Yati, pelaku menawarkan hadiah Rp50 juta dengan syarat harus mentransfer uang sebesar Rp500 ribu terlebih dahulu. Aksi penipu ini tak mempan lantaran Yati pernah menjadi korban dengan modus yang sama sebelumnya.
"Sebelum kejadian ini, saya pernah mau ketipu juga dengan modus yang sama. Makanya pas ada kaya gini lagi, sejak awal sudah tidak percaya," jelas Yati.
| Source | : | TribunJabar.id,Kompas |
| Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |