Grid.ID- Insiden mengejutkan terjadi di Singapura ketika seorang pria menerobos barikade dan menyerang Ariana Grande saat menghadiri premiere Wicked: For Good. Beginilah kronologi fans serang Ariana Grande di premiere Wicked: For Good, Singapura, Kamis (13/11/2025).

Kejadian itu langsung memicu kehebohan publik dan memunculkan berbagai reaksi keras dari para penggemar. Dalam video yang viral, terlihat Grande tampak ketakutan ketika seorang pria tiba-tiba memeluknya dari belakang di tengah keramaian.

Rekan mainnya, Cynthia Erivo, bergerak cepat melindungi sang penyanyi sekaligus aktris itu sebelum keamanan mengamankan pelaku. Peristiwa ini kemudian menjadi sorotan publik. Inilah kronologi fans serang Ariana Grande, yang kami himpun dari NBC News.com dan BBC.com, Sabtu (15/11/2025).

Kronologi Fans Serang Ariana Grande di Premiere Singapura

Kronologi fans serang Ariana Grande bermula ketika seorang pria bernama Johnson Wen, warga Australia berusia 26 tahun, menerobos barikade yang memisahkan fans dan fotografer dari para pemain Wicked: For Good. Dalam video yang kini viral, Wen tampak mendorong fotografer lalu berlari ke arah Ariana Grande yang sedang berjalan di karpet kuning ditemani rekan-rekannya.

Cynthia Erivo, salah satu pemeran utama yang berada di samping Grande, langsung muncul dan mencoba melepaskan tangan pria tersebut. Michelle Yeoh, yang juga ada di lokasi, tampak memeluk Grande untuk menjauhkannya dari bahaya. Kejadian itu berlangsung cepat namun cukup untuk membuat suasana premiere berubah tegang.

Ternyata, ini bukan pertama kalinya Wen melakukan aksi nekat. Dirinya dikenal di Instagram dengan julukan “Troll Most Hated” dan akun “Pyjama Man”, yang berisi video aksinya menerobos panggung konser atau acara besar.

Ia pernah melompat ke panggung konser Katy Perry di Sydney pada Juni tahun ini, dan melakukan hal yang sama dalam konser The Chainsmokers pada Desember sebelumnya. Dalam unggahannya setelah insiden dengan Ariana Grande, Wen menulis bahwa ia telah bebas setelah ditangkap.

Pada Jumat sore, Wen resmi didakwa oleh pengadilan Singapura atas tuduhan mengganggu ketertiban umum (public nuisance). Laporan media lokal menyebutkan bahwa ia tidak didampingi pengacara dan berniat mengaku bersalah.

Jika terbukti, ia dapat didenda hingga S$2.000 (sekitar Rp 24 juta). Banyak penggemar menuntut agar Wen dideportasi dan dilarang menghadiri acara publik setelah aksinya yang dinilai membahayakan.

Komentar-komentar pedas memenuhi unggahan Wen di Instagram. Banyak yang menyebut aksinya sebagai bentuk pelecehan dan penyerangan terhadap Grande.

Sebagian lainnya menyoroti fakta bahwa Grande pernah mengalami trauma besar setelah aksi teroris di konser Manchester 2017 yang menewaskan 22 orang. Para penggemar menilai tindakan Wen telah membuka kembali luka lama Grande, membuat mereka semakin marah.

Halaman Selanjutnya

Source : nbc news,BBC
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#Rizky Febian