Grid.id - Nama pengacara kontroversial, Firdaus Oiwobo, kembali menjadi sorotan publik. Firdaus Oiwobo mengaku ingin menjadi seorang petani.
Dikenal dengan gayanya yang nyentrik, Firdaus Oiwobo tiba-tiba mengaku menyesal pernah menempuh pendidikan hukum dan berandai-andai untuk pensiun menjadi seorang petani. Hal tersebut berakar dari kekecewaan mendalam terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia saat ini.
Dalam sebuah jumpa pers bersama tim kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, Firdaus Oiwobo menilai bahwa penerapan hukum di Tanah Air sudah kacau. Kekecewaan tersebut memuncak hingga membuatnya merasa sia-sia telah belajar hukum hingga meraih gelar doktor.
"Saya juga nyesal sebenarnya kuliah. Tadinya itu saya mau jadi petani aja," kata Firdaus Oiwobo di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).
"Saya, (gelar) doktor hukumnya enggak percaya lagi sama hukum Indonesia," tegasnya.
Saat ditanya perogal profesi mana yang lebih baik antara pengacara dan petani, jawaban Firdaus Oiwobo menjawab dengan tegas.
"Jadi petani mendingan," jawabnya singkat.
Menurutnya, kondisi hukum yang carut-marut membuatnya merasa profesi advokat tak lagi ideal. Ia merasa bahwa para penegak hukum, termasuk dirinya, seolah dipaksa mengikuti sistem yang ia anggap keliru.
"Ya sudahlah, ikutin yang salah aja lah,"sambungnya.
Adapun kritik tajam Firdaus Oiwobo tak berhenti di situ. Ia bahkan menyinggung pemerintahan yang baru, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sebaik apapun program yang dicanangkan presiden, semua akan sia-sia jika fondasi hukumnya rapuh.
"Percuma Pak Prabowo punya ribuan program kalau hukumnya balelo kayak begini. Hancur ini negara," pungkasnya.(*)
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |