Grid.ID- Kasus dugaan keracunan massal mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Beginilah kronologi dugaan keracunan massal makanan di pesta pernikahan hingga puluhan warga dilarikan ke puskesmas.

Para tamu mengalami gejala mirip keracunan makanan, seperti mual, muntah, sakit perut, hingga demam. Gejala itu muncul sehari setelah menghadiri sebuah pesta pernikahan di Dusun Salubiru, Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda.

Hingga Sabtu (11/10/2025), pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan masih menyelidiki penyebab pastinya. Sejauh ini, yang baru terungkap adalah kronologi dugaan keracunan massal tersebut.

Kronologi Dugaan Keracunan Massal di Majene

Menurut laporan Tribun Sulbar pada Sabtu (11/10/2025), seorang warga berinisial J (48) menggelar pesta pernikahan di Dusun Salubiru, Desa Salutahongan. Pesta pernikahan tersebut diadakah pada Selasa (7/10/2025).

Acara berjalan meriah, dengan menu hidangan berupa nasi, sop, ikan, dan ayam yang disajikan kepada para tamu. Namun keesokan harinya, Rabu (8/10/2025), beberapa tamu mulai mengeluhkan gejala mual, muntah, dan sakit perut.

Gejala terus bertambah parah pada Kamis (9/10/2025). Sebagian warga bahkan menggigil dan mengalami demam tinggi.

Awalnya hanya 16 orang yang mengalami gejala serupa, namun jumlah korban meningkat tajam. Hingga Jumat malam (10/10/2025) pukul 23.50 WITA, tercatat sudah 32 orang dirawat di Puskesmas Malunda. Salah satu korban bernama Muh. Alif bahkan harus dirujuk ke RSUD Majene untuk perawatan intensif.

“Total keseluruhan korban yang diduga mengalami keracunan makanan dalam kejadian ini tercatat sebanyak 32 orang, terdiri dari 20 laki-laki dan 12 perempuan,” kata Kapolsek Malunda, IPTU Antonius B.

Namun menurut laporan Kompas TV pada Minggu (12/10/2025), ada sebanyak 27 warga  yang diduga mengalami keracunan makanan. Jumlah tersebut berdasarkan pertanyaan Kepala Puskesmas Malunda, Irwan, MD. Ia menyebutkan 19 orang masih menjalani perawatan, 7 orang dalam tahap observasi, dan satu pasien dirujuk ke Rumah Sakit Majene.

Kapolsek Malunda, IPTU Antonius B, bersama tiga personel Polsek langsung menuju Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Malunda setelah menerima laporan warga. Mereka memastikan kondisi para pasien dan melakukan pengecekan di lokasi pesta.

Antonius menjelaskan bahwa dugaan awal mengarah pada makanan yang disajikan di pesta tersebut. “Makanan yang dikonsumsi saat acara antara lain nasi, sop, ikan, dan ayam,” ungkap Kapolsek.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas TV,Tribun Sulbar
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia