Grid.ID - Nikita Mirzani sempat keberatan usai chat pribadi dibongkar saat sidang. Eks Staf Ahli Kapolri berikan tanggapan dirinya terkait hal tersebut.
Sidang kasus dugaan pemerasan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat aktris Nikita Mirzani telah berlangsung pada Kamis (11/9/2025). Sidang tersebut menghadirkan saksi ahli digital forensik dari Polda Metro Jaya, Rujit Kuswinoto.
Ia diminta untuk memberikan keterangan terkait hasil ekstraksi data dari ponsel Nikita. Namun Nikita sempat melayangkan protes saat salah satu potongan percakapan WhatsApp ditampilkan di hadapan majelis hakim.
"Bisa dibuka lagi, di Labfor Digital Forensiknya yang Dokter Oky dengan Reza Gladys di tanggal 27 Oktober 2024, setelah jam 18.00 WIB itu," pinta jaksa, dikutip dari Kompas.com.
Mendengar hal itu, Nikita langsung mengajukan keberatan. Meskipun begitu, hakim tetap meminta pemeriksaan dilanjutkan dengan merujuk pada berita acara pemeriksaan (BAP) dan dakwaan.
"Keberatan Yang Mulia. Ini perkara di bulan November tapi Oktober dibongkar-bongkar. Enggak ada urusannya Oktober tidak ada November tanggal 13," ujar Nikita.
Jalannya persidangan pun berlangsung sengit. Terutama yang berkaitan dengan isi percakapan yang dibongkar.
Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum sekaligus mantan Staf Ahli Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Ricky Sitohang memberikan tanggapannya. Pria berusia 66 tahun ini menilai pada dasarnya semua bukti yang dihadirkan di ruang sidang merupakan fakta persidangan, dan secara hukum sah saja untuk disampaikan.
"Menurut saya begini ya. Ini kan semuanya fakta-fakta persidangan. Setiap orang yang menghadirkan bukti fakta di pengadilan itu sah-sah saja. Tinggal nanti kan hakim akan menilai, akan menganalisis," ujar Ricky, dikutip dari Tribun Seleb.
Ia juga menanggapi aksi keberatan yang sempat diungkap pihak Nikita Mirzani yang menyebut percakapan tersebut tidak sesuai dengan chat asli dan ada bagian yang dipotong. Ricky menilainya tetap sebagai sesuatu yang sah.
“Sekarang dari pihak Nikita ini mengatakan bahwa itu tidak sesuai chatnya. Ada yang dipotong-potong. Itu sah-sah saja, karena dia merasakan bahwa chat yang dikirimkan kepada saya tidak seperti itu yang ditunjukkan di arena persidangan,” lanjutnya.
| Source | : | Tribun Seleb,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Nesiana |