Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi wanti-wanti Lucky Hakim yang lepas ribuan ular di sawah untuk basmi hama tikus. Dedi Mulyadi pun mengingatkan soal risiko dari kebijakan tersebut.
Seperti diketahui, Bupati Indramayu, Lucky Hakim resmi meluncurkan program “Ular Sahabat Tani” untuk membantu petani membasmi hama tikus. Dalam program itu, Lucky akan melepas ribuan ular ke sawah.
Lucky berharap ular-ular itu bisa menjadi predator alami pemangsa tikus agar populasinya bisa terkontrol. Ia menegaskan bahwa ular-ular itu tidaklah berbisa.
Namun, program itu justru menuai pro kontra dari publik. Mengetahui hal tersebut, Dedi Mulyadi wanti-wanti Lucky Hakim yang lepas ribuan ular di sawah untuk basmi tikus.
Gubernur Jawa Barat itu pun mengingatkan soal risiko yang mungkin terjadi jika ribuan ular di lepas ke sawah. Melalui Instagramnya @dedimulyadi71 dilansir pada (13/08/2025), Dedi awalnya mengucapkan terima kasih pada gagasan Lucky Hakim.
Menurutnya, Lucky Hakim sudah berusaha mengatasi permasalahan para petani. Ia juga menilai bahwa program Lucky Hakim masuk akal.
"Kepada pak Lucky Hakim saya ucapkan terima kasih bapak telah berikhtiar menyelesaikan problem petani."
"Memang aspek yang alami untuk menangani tikus itu adalah ular dan burung hantu," kata Gubernur Jawa Barat Dedi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.
Namun, ia meminta agar Lucky Hakim menyampaikan informasi itu pada para petani. Terutama soal ular yang dilepas tidak berbisa.
"Ular sudah kreatif, tetapi nanti harus disampaikan kepada warga bahwa ular itu tidak berbisa," ujarnya.
| Source | : | |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |