Grid.ID- Bagi penggemar olahraga padel, desain raket padel yang unik tentu menjadi ciri khas tersendiri. Tidak seperti raket tenis atau badminton yang menggunakan senar, raket ini memiliki permukaan padat dengan deretan lubang yang teratur.
Umumnya, sebuah raket padel memiliki antara 50 hingga 80 lubang, tergantung merek, model, dan gaya permainan. Pola lubang yang berbeda dapat memberikan karakteristik performa yang unik.
Misalnya, pola lubang di bagian luar membuat raket lebih gesit, sementara pola yang mendekati tengah dapat memperbesar sweet spot dan meningkatkan kontrol. Bahkan ukuran lubang juga memengaruhi permainan. Lubang besar dapat mengurangi hambatan udara untuk pukulan lebih cepat, sedangkan lubang kecil memberikan stabilitas dan ketahanan yang lebih baik.
Jadi, lubang-lubang tersebut bukan sekadar hiasan atau penanda merek, melainkan memiliki peran teknis penting yang memengaruhi bobot, aerodinamika, kekuatan pukulan, hingga presisi permainan. Memahami fungsi lubang ini dapat membantu pemain memilih raket padel yang sesuai dan memaksimalkan performa di lapangan.
1. Pengurangan Bobot untuk Gerakan Lebih Lincah
Mengutip Padelshop.com, Jumat (8/8/2025), salah satu alasan utama adanya lubang pada raket padel adalah untuk mengurangi bobotnya. Dengan menghilangkan sebagian material, raket menjadi lebih ringan sehingga memudahkan pemain melakukan gerakan cepat dan refleks yang tepat.
Bobot yang lebih ringan juga meningkatkan kenyamanan saat bermain dalam durasi lama, karena tidak terlalu membebani pergelangan tangan. Hal ini membantu pemain memukul bola dengan kontrol yang lebih baik sekaligus menjaga stamina tetap terjaga. Efeknya, permainan menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kekuatan pukulan.
2. Mengurangi Hambatan Udara untuk Pukulan Lebih Cepat
Lubang pada raket padel juga berfungsi untuk mengurangi hambatan udara. Ketika raket diayunkan, udara dapat mengalir melalui lubang-lubang tersebut sehingga menghasilkan gerakan yang lebih cepat dan halus.
Desain ini membuat ayunan raket terasa ringan dan mampu menghasilkan kecepatan bola yang lebih tinggi. Hambatan udara yang minim juga memungkinkan pemain memberikan pukulan keras dengan lebih mudah, terutama saat melakukan smash atau drive. Hasilnya, pemain bisa menggabungkan kecepatan dan kekuatan dalam satu pukulan yang efektif.
3. Meningkatkan Kekuatan Pukulan dan Presisi
Baca Juga: Jangan Pakai Sepatu Lari, Ini 4 Tips Memilih Sepatu Padel agar Aman dan Nyaman
| Source | : | Padel Shop |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |