Grid.ID - Buang air besar (BAB) merupakan kegiatan alami tubuh manusia sebagai bentuk metabolisme. BAB juga membantu sistem pencernaan agar lebih sehat.
Oleh karenanya, setiap orang perlu memperhatikan masalah BAB agar hal itu tak menimbulkan masalah serius. Terkhusus untuk kesehatan tubuh.
Sayangnya, ada satu kebiasaan yang bisa menganggu sistem pencernaan. Salah satunya yakni menunda atau menahan buang air besar.
Padahal, hal itu apabila terus dilakukan bisa mengakibatkan masalah serius untuk tubuh.
Berikut 5 efek sering menahan buang air besar (BAB) dilansir dari Healthline.com dan Kompas.com.
1. Perforasi Usus
Dalam kasus yang jarang namun serius, menahan BAB dapat menyebabkan perforasi usus, yaitu lubang pada saluran pencernaan yang dapat mengakibatkan infeksi serius dan memerlukan penanganan medis segera. Perforasi intestinal adalah kondisi gawat darurat yang perlu segera diatasi secara medis.
2. Sembelit
Menunda atau menahan BAB dapat menyebabkan tinja menumpuk dan mengeras di usus besar, sehingga menyulitkan proses pembuangan dan meningkatkan risiko sembelit. Kebiasaan ini dapat membuat tubuh terbiasa tidak merespons dorongan untuk BAB, sehingga semakin sulit untuk buang air besar secara teratur.
3. Wasir
Menahan BAB dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area rektum, memicu peradangan dan pembengkakan yang dikenal sebagai wasir. Wasir dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, pendarahan, dan komplikasi lain jika tidak ditangani dengan baik.
4. Gangguan Fungsi Otot Dasar Panggul
| Source | : | Kompas.com,Healthline.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |