Grid.ID - Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) akan menerbitkan versi bahasa Indonesia dari novel Tongueless karya Lau Yee-Wa, yang berhasil meraih penghargaan utama dalam Chommanard International Women’s Literary Award 2025. Rencana penerbitan ini menjadi bagian dari komitmen Gramedia dalam menghadirkan karya sastra perempuan dunia yang berkualitas bagi pembaca Indonesia.
Penghargaan Chommanard 2025 menetapkan Tongueless sebagai karya terbaik atas kekuatan naratifnya yang mengangkat isu bahasa, identitas, dan kontrol institusional. Novel ini sebelumnya telah mendapat perhatian internasional dan diterjemahkan ke berbagai bahasa, memperkuat posisinya sebagai karya yang relevan lintas budaya.
Lau Yee-Wa pada Chommanard International Women’s Literary Award 2025
Keberhasilan ini juga melanjutkan jejak prestasi penulis Indonesia di ajang yang sama. Pada tahun sebelumnya, Ratih Kumala memenangkan Chommanard International Women’s Literary Award 2024 melalui novel Gadis Kretek yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU). Capaian ini menunjukkan konsistensi kontribusi penulis Indonesia dalam kancah sastra internasional.
Selain itu, karya sastra Indonesia kembali mendapat pengakuan global melalui masuknya novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori ke dalam delapan besar (shortlist) Chommanard International Women’s Literary Award 2025. Pencapaian ini semakin menegaskan kekuatan narasi Indonesia dalam mengangkat isu kemanusiaan yang universal.
Leila S. Chudori pada Chommanard International Women’s Literary Award 2025
Daftar delapan besar Chommanard 2025 juga mencakup berbagai karya dari penulis lintas negara, termasuk Taiwan Travelogue karya Yang Shuang-zi, yang turut masuk dalam shortlist International Booker Prize 2026. Hal ini menunjukkan bahwa ajang Chommanard menjadi salah satu indikator penting dalam memetakan karya sastra perempuan yang berpotensi di tingkat global.
Chommanard International Women’s Literary Award sendiri merupakan penghargaan sastra internasional yang bertujuan untuk mendukung dan mengangkat suara penulis perempuan dari berbagai negara. Diselenggarakan di Thailand, ajang ini menjadi platform penting dalam memperluas dialog lintas budaya melalui karya sastra.
Melalui penerbitan Tongueless dalam bahasa Indonesia, KPG berharap dapat menghadirkan perspektif baru bagi pembaca serta memperkaya ekosistem literasi nasional dengan karya-karya perempuan yang kuat, reflektif, dan relevan dengan isu global. (*)
| Penulis | : | Grid |
| Editor | : | Okki Margaretha |