Grid.ID – Sosok Maudy Ayunda selama ini dikenal sebagai representasi perempuan cerdas dan inspiratif di Tanah Air. Tak heran jika pelantun lagu Perahu Kertas ini memiliki pandangan mendalam mengenai makna perjuangan R.A. Kartini di era modern.
Bagi Maudy, meneladani sosok Kartini bukan sekadar merayakan seremonial tahunan, melainkan bagaimana seorang perempuan berani tampil autentik sebagai dirinya sendiri. Menurutnya, keberanian untuk jujur pada diri sendiri adalah warisan paling berharga dari sang tokoh emansipasi tersebut.
Maudy berusaha menghidupkan semangat Kartini dengan terus menggali potensi diri. Wanita 31 tahun itu meyakini bahwa Kartini mengajarkan perempuan untuk tidak pernah berhenti belajar.
"Hal yang aku lihat sangat-sangat keren dari sosok Kartini adalah cara dia memperjuangkan dirinya sendiri. Dari situ dia juga jadi mengenal apa sih sebenarnya yang dia inginkan. Walaupun yang dia inginkan pada saat itu, di budaya saat itu, belum dianggap wajar," kata Maudy Ayunda saat ditemui di Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).
Istri dari Jesse Choi ini menilai bahwa perempuan modern harus memiliki rasa ingin tahu yang tajam. Ia pun mengajak para perempuan untuk tidak telan mentah-mentah keadaan yang ada, melainkan berani memberikan kritik dan pertanyaan demi perubahan yang lebih baik.
"Jagalah rasa ingin tahu itu. Kita harus berani mempertanyakan dan meng-criticize apakah sebenarnya 'the way the world works right now' itu adalah 'the way we want the world to be'. Jadi kita enggak hanya menerima," tuturnya.
Bagi Maudy, momen Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April harus menjadi pengingat bagi perempuan untuk berani memperjuangkan haknya sekaligus memberikan dampak bagi orang lain di berbagai lini kehidupan.
Bintang film Habibie Ainun 3 ini menegaskan bahwa setiap perempuan memiliki panggungnya masing-masing untuk berkarya. Hal terpenting adalah bagaimana mereka bisa mempertahankan jati diri di tengah tuntutan zaman.
"Kita berani fight juga untuk autentisitas diri kita sendiri. Jadi mungkin itu, dan itu kan bisa di bidang apa pun, bisa di ruang apa pun dengan peran kita masing-masing. Aku rasa semua perempuan bisa melakukan hal itu," pungkas Maudy. (*)
Baca Juga: Totalitas Demi Film Para Perasuk, Maudy Ayunda Buang Image Elegan dan Tahan Rasa Malu
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |