Grid.ID - Aksi penebaran ribuan benih ikan yang dilakukan oleh ayahanda mendiang Vidi Aldiano, Harry Kiss di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Di baliknya, tersimpan filosofi sederhana namun sarat makna yang ia sebut sebagai “Kebak-Ikan”.
Kegiatan ini digelar di danau yang berada tepat di samping makam putranya. Dalam suasana yang penuh haru namun hangat, Harry bersama tim Video Dunia Iman dan komunitas Vidi Tetap Hidup menebarkan berbagai jenis ikan ke dalam air, sebagai simbol kebaikan yang ingin terus mengalir.
"Nah, kebetulan hari ini kita lakukan di sebelah makam Vidi Aldiano di Tanah Kusir. Hari ini kira-kira yang dari Jakarta saja ada sekitar 2,5 kuintal; ikan mas, ikan bawal, ikan nila, ikan lele," ujar Harry Kiss di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat (17/4/2026).
Namun, lebih dari sekadar jumlah dan jenis ikan yang ditebar, Harry menekankan makna di balik kegiatan tersebut. Ia memperkenalkan istilah “Kebak-Ikan” sebagai filosofi utama dari aksi ini.
Menurut Harry, kata “kebak” yang berarti penuh menggambarkan harapan agar danau tersebut tidak hanya dipenuhi ikan, tetapi juga dipenuhi kebahagiaan bagi masyarakat sekitar. Ia ingin setiap orang yang datang, termasuk para pemancing, dapat merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini.
"Filosofi kita itu adalah menebar Kebak-Ikan. Kebak itu artinya penuh. Jadi yang ditebar adalah 'kebahagiaan' dan 'ikan'," katanya.
Selain menjadi kebahagiaan masyarakat, aksi ini juga menjadi amal jariyah bagi para donatur yang sudah mendukung kegiatan tebar benih ikan tersebut.
"Dengan ditebar ikan, masyarakat senang, amal jariyah daripada para donatur juga akan diterima di sisi Allah SWT," kata Harry Kiss.
Dalam pelaksanaannya, Harry tidak berjalan sendiri. Ia menggandeng tim yang memiliki keahlian di bidang perikanan, salah satunya adalah Tim Video Dunia Ikan dari Tasikmalaya. Peran tim ini dinilai penting untuk memastikan jenis ikan yang ditebar sesuai dengan kondisi lingkungan danau.
"Kita juga dibantu oleh tim yang namanya Tim Video Dunia Ikan dari Tasik. Itu orangnya luar biasa, Kang Teten," tuturnya.
Sementara itu, perwakilan tim, Kang Teten, menjelaskan bahwa pemilihan jenis ikan dilakukan secara khusus agar dapat beradaptasi dengan baik di habitat danau yang cenderung berair tenang.
Baca Juga: Penuh Makna, Harry Kiss Tebar Ribuan Ikan di Danau Area Makam Vidi Aldiano
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Nesiana |