Grid.ID – Industri perfilman Indonesia kembali melahirkan karya yang kuat secara visual sekaligus mendalam secara spiritual. Film Yohanna, karya sutradara Robby Ertanto, menempatkan aktris Laura Basuki dalam peran yang menantang, seorang biarawati yang dipaksa menghadapi realitas dunia yang jauh dari dinding biara yang tenang.
Bukan sekadar drama religi biasa, Yohanna adalah sebuah perjalanan batin tentang seorang manusia yang mempertanyakan kembali panggilannya di tengah ketidakadilan sosial.
Misi Kemanusiaan yang Menjadi Krisis
Cerita berfokus pada Yohanna (Laura Basuki), seorang biarawati muda yang memiliki niat tulus untuk mengabdi. Ia berangkat ke Sumba, Nusa Tenggara Timur, dengan tugas menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan keyakinan kuat pada panggilan pelayanannya, Yohanna meminjam sebuah truk untuk mengangkut seluruh donasi bantuan. Namun, takdir berkata lain. Misi suci itu berubah menjadi krisis besar ketika truk berisi bantuan tersebut dicuri. Kejadian ini memaksa Yohanna untuk keluar dari zona nyamannya dan turun langsung ke lapangan guna melacak keberadaan truk tersebut.
Terbentur Realitas Keras di Sumba
Pencarian truk yang hilang tersebut menjadi pintu masuk bagi Yohanna untuk melihat wajah asli dari kehidupan di Sumba yang selama ini tidak ia ketahui. Di balik keindahan alamnya, Yohanna menyaksikan sistem yang penuh ketidakadilan dan kemiskinan yang mencekik.
Ia bertemu dengan anak-anak yang terpaksa kehilangan masa kecilnya untuk bekerja demi bertahan hidup. Beberapa di antaranya bahkan terjebak dalam pekerjaan berbahaya, termasuk menjadi joki kuda cilik dan bekerja di pasar sejak fajar. Dalam perjalanan ini, Yohanna ditemani oleh seorang gadis muda lokal yang membantunya menelusuri jejak truk tersebut.
"Film ini membuka kacamata aku melihat bagaimana realita di Sumba, bagaimana anak-anak di sana ada yang terpaksa bekerja sampai nggak sekolah. Aku melihat sesuatu yang belum pernah aku lihat sebelumnya," ungkap Laura Basuki saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026).
Perjalanan Batin Mencari Makna Iman
Seiring berjalannya cerita, pencarian truk tersebut bukan lagi sekadar urusan logistik, melainkan menjadi perjalanan batin yang mengguncang iman Yohanna. Ia mulai menyaksikan langsung penderitaan yang selama ini hanya ia pahami secara teoretis dari balik kitab suci.
Baca Juga: Totalitas Laura Basuki di Film Yohanna, Nyetir Pick-up di Pinggir Jurang Sumba hingga Belajar Gitar
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Nesiana |