Grid.ID- Profil Praka Farizal Rhomadhon menjadi perhatian publik setelah prajurit TNI tersebut gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Almarhum meninggal dunia usai terkena proyektil yang menghantam posisi kontingen Indonesia dalam tugas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, dan bangsa Indonesia. Praka Farizal Rhomadhon dikenal sebagai sosok prajurit muda yang berdedikasi tinggi dan hampir menyelesaikan masa penugasannya.

Selain dikenal sebagai anggota TNI, ia juga merupakan seorang suami dan ayah dari satu anak. Berikut profil Praka Farizal Rhomadhon yang dirangkum berdasarkan informasi yang kami himpun dari Kompas.com dan Tribun Tangerang, Minggu (5/4/2026).

Profil Praka Farizal Rhomadhon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berasal dari Batalyon Infanteri (Yonif) 113/Jaya Sakti. Satuan tersebut berada di bawah Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, dan bermarkas di Bireuen, Aceh.

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda, Teuku Mustafa Kamal, membenarkan kabar gugurnya prajurit tersebut saat bertugas di Lebanon. Menurut keterangan yang disampaikan, Praka Farizal merupakan anggota satuan Yonif 113/Jaya Sakti yang sedang tergabung dalam satuan tugas di luar negeri dan hampir menyelesaikan masa penugasannya.

Praka Farizal Rhomadhon diketahui lahir di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 3 Januari 1998. Meski berasal dari Pulau Jawa, ia bertugas di satuan yang berada di Aceh. Sosoknya dikenal sebagai prajurit muda dengan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara. Semangat pengabdian itu pula yang membawanya dipercaya mengemban misi internasional sebagai penjaga perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebelum itu, ia sempat menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima. Jabatan tersebut merupakan posisi operasional yang bertugas menjaga disiplin dan tata tertib di lingkungan Kompi Markas Satuan Yonif 113/Jaya Sakti.

Almarhum juga tercatat pernah menerima sejumlah tanda kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya. Ia diketahui menerima Satyalancana Dharma Nusa (SL Dharma Nusa) dan Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun. Penghargaan tersebut menjadi simbol loyalitas, disiplin, dan pengabdian tanpa cacat selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.

Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Pada April 2025, ia ditugaskan dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Praka Farizal menjadi anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, yang merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

UNIFIL sendiri merupakan pasukan penjaga perdamaian yang dibentuk oleh PBB untuk ditempatkan di wilayah Lebanon. Pasukan ini didirikan berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 425 dan 426 pada 19 Maret 1978. Tujuan pembentukan UNIFIL adalah untuk memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional, serta membantu pemerintah Lebanon mengembalikan kendali efektif di wilayahnya.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribun Tangerang
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#meninggal dunia

#Indonesia

#paskah

#penjara

#dishub

#air keras

#vidi aldiano