Grid.ID - Kasat Binmas Polres Bulukumba mengaku khilaf usai menganiaya warga. Tindakannya itu pun dilaporkan ke Propam.

Kasat Binmas bertugas dengan fokus pembinaan masyarakat. Kasat Binmas berada langsung di bawah Kapolres dan bertanggung jawab atas seluruh kegiatan Satbinmas.

Belum lama ini, beredar kabar bahwa seorang perwira polisi menganiaya warga. Ia diduga melakukan tindakan tersebut di area kantor polisi.

Kasat Binmas Polres Bulukumba kedapatan menganiaya warga. Pihak Propam pun akan menyelidiki kasus ini.

Melansir Tribun-timur.com, AKP Abdul Rahman Mubin dilaporkan ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bulukumba. AKP Abdul Rahman Mubin menjabat Kasat Binmas Polres Bulukumba.

Ia dilaporkan oleh DS (27) anak dari Karim. AKP Abdul Rahman Mubin diduga menganiaya Karim di di tahanan Polsek Kajang, Kamis (26/3/2026) malam.

Kasi Propam Polres Bulukumba, Iptu Andi Panangrangi, mengatakan pihaknya telah memanggil pelapor. Propam Polres Bulukumba juga akan memanggil AKP Abdul Rahman Mubin.

"Kami akan meminta keterangan AKP Abdul Rahman," ujar Iptu Andi Panangrangi.

Apabila dalam proses penyelidikan terbukti adanya pelanggaran pidana, maka sanksi tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksinya berupa sanksi internal kepolisian maupun proses pidana umum.

"Kami akan menangani perkara ini sesuai SOP dan peraturan yang berlaku secara profesional, transparan, dan akuntabel," tegasnya.

Sementara itu, dikutip dari tribunnews.com, Kasat Binmas Polres Bulukumba, AKP Abdul Rahman Mubin mengaku khilaf hingga menganiaya seorang warga bernama Karim. Karim diduga dianiaya di tahanan Polsek Kajang, Kamis (26/3/2026) malam.

 Baca Juga: Kronologi Pembalap Aldi Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari dan Penganiayaan di Jogja, Berawal dari Senggolan dengan Kendaraan Lain

Halaman Selanjutnya

Source : Tribunnews.com,Tribun-Timur.com
Penulis : Desy Kurniasari
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras