Grid.ID - Video emak-emak di Pelabuhan Ratu teriak keluhkan jalan rusak kini viral di sosial media. Dedi Mulyadi langsung beri respon.
Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan usai respon emak-emak yang protes jalan rusak. Ia langsung memberikan klarifikasi soal keluhan tersebut.
Terbaru, video emak-emak di Pelabuhan Ratu teriak keluhkan jalan rusak kini viral. Dedi Mulyadi langsung beri respon.
Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, seorang emak-emak terdengar melayangkan protes kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak. Ia mengatakan bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Yeuh Pak Dedi yeah jalan provinsi meuni kieu, ayo atuh Pak Dedi geura aspal sauna,” teriak emak-emak tersebut, dikutip dari TribunJabar.id.
Tak hanya menyuarakan keluhan, mereka juga melakukan aksi protes dengan menanam pohon di beberapa titik jalan yang berlubang dan tergenang air. Dalam keterangan yang beredar, kondisi jalan rusak dan berlubang di wilayah Pelabuhan Ratu itu disebut sering memicu kecelakaan bagi para pengguna jalan.
Diketahui, jalan yang dipersoalkan warga tersebut berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Ruas jalan itu merupakan salah satu jalur utama di pusat kota yang kerap mengalami kerusakan cukup parah, diduga akibat sistem drainase yang kurang baik serta tingginya curah hujan.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Jalan Ahmad Yani di Pelabuhan Ratu sempat mendapatkan perbaikan. Namun kini kondisinya kembali rusak dan dipenuhi lubang.
Situasi tersebut mendorong pemerintah setempat untuk melakukan perbaikan menggunakan metode hotmix guna meningkatkan kualitas jalan agar lebih tahan lama. Menurut informasi yang beredar, perbaikan jalan tersebut telah masuk dalam rencana pengerjaan menggunakan anggaran tahun 2026.
Video yang memperlihatkan aksi protes emak-emak terkait jalan rusak di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, kini ramai diperbincangkan di media sosial dan turut sampai ke perhatian Dedi Mulyadi. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun segera memberikan respons sekaligus penjelasan mengenai persoalan tersebut.
Ia menegaskan bahwa ruas jalan yang dipermasalahkan dalam video viral itu bukan termasuk jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melainkan merupakan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bereaksi Usai TPST Bantargebang Bekasi Longsor, Singgung Soal Musibah
| Source | : | Instagram,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |