Grid.IDKasus pencurian labu siam yang berujung maut di Cianjur kini viral. Dedi Mulyadi sebut dosa besar.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bereaksi setelah mengetahui kronologi lengkap dari kasus pencurian berujung maut di Cianjur. Lalu bagaimana tanggapannya?

Terbaru, viral kasus pencurian labu siam berujung maut di Cianjur. Dedi Mulyadi menyebut kejadian tersebut termasuk dosa besar.

Kasus pencurian di Cianjur menjadi sorotan setelah berujung pada kematian tragis. Korban, Minta (56), warga Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, dianiaya oleh penjaga kebun berinisial UA (41) karena ketahuan mencuri, hingga mengalami luka parah.

Dua hari pasca penganiayaan, nyawa Minta tidak tertolong dan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026). Menurut pengakuan adiknya, Cucum Suhendar, Minta diduga nekat mencuri labu siam untuk dimasak sebagai menu berbuka puasa bagi dirinya dan sang ibu yang sudah lanjut usia.

Menanggapi peristiwa itu, Dedi Mulyadi mengundang keluarga korban dan aparat desa setempat untuk membahas kronologi kejadian.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi menelaah detail kasus pencurian yang berakhir tragis berdasarkan keterangan adik korban dan pihak desa. Dari informasi yang didapat, terlihat adanya kelalaian dan minimnya kepedulian sosial terhadap situasi tersebut.

Setelah dianiaya, kondisi Minta sangat kritis hingga sempat tidak sadar. Ironisnya, adik korban yang menyaksikan kejadian tidak segera membawanya ke rumah sakit. Dedi Mulyadi sempat menanyakan alasan keterlambatan pertolongan, dan Cucum menjelaskan bahwa keluarga bingung mencari kartu BPJS dan terkendala keterbatasan biaya.

“Kan dia (Minta) pingsan gak sadar-sadarkan diri, jadi cari-cari BPJSnya gak ada,” ujar Cucum Suhendar, dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi.

Selain itu, setelah kejadian, Cucum Suhendar sebagai anggota keluarga tidak segera melaporkan kondisi Minta kepada aparat desa. Akibatnya, pihak desa baru mengetahui insiden tersebut dalam keadaan terlambat.

“Kan kalau ada orang yang digebukin nih, waktu itu RT, RW, kepala dusun harusnya tahu untuk dibawa ke rumah sakit,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sambangi Gadis Kembar Tunarungu Viral di Bandung, Dapat Pujian Netizen

Halaman Selanjutnya

Source : Youtube
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras