Grid.ID – Memasuki bulan Maret yang bertepatan dengan momen Ramadan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali meluncurkan inisiatif kreatif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan secara nasional adalah "Ngabuburit Spektakuler".
Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan pendampingan bagi wajib pajak dalam menuntaskan kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Dalam sebuah sesi wawancara di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Atmo, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang 3, menjelaskan filosofi dan tujuan utama di balik program unik ini.
Pemilihan nama "Ngabuburit Spektakuler" bukanlah tanpa alasan. Bulan Maret merupakan tenggat waktu krusial bagi wajib pajak orang pribadi untuk melaporkan SPT Tahunan. Di saat yang bersamaan, umat Muslim tengah menjalankan ibadah puasa.
"Program ini merupakan instruksi dari kantor pusat yang harus dilaksanakan oleh seluruh kantor pajak di Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keinginan dan minat wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunannya," ujar Atmo di Menara Kompas, Jakarta Pusat pada Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan bahwa istilah 'ngabuburit' sengaja diambil untuk menyesuaikan dengan tradisi masyarakat menunggu waktu berbuka puasa, sehingga proses pelaporan pajak yang sering dianggap kaku bisa terasa lebih santai dan inklusif.
Salah satu sorotan utama dalam kampanye tahun ini adalah penggunaan tagar #KamiDampingiSampaiBerhasil. Tagar ini bukan sekadar slogan, melainkan representasi dari pergeseran paradigma DJP menuju pelayanan yang lebih humanis dan membumi.
"Harapan kami adalah pendekatan kepada wajib pajak menjadi lebih humanis dan lebih membumi. Melalui tagar 'Kami Dampingi Sampai Berhasil', kami ingin memastikan bahwa wajib pajak tidak merasa sendirian dalam memenuhi kewajibannya. Kami hadir untuk membantu setiap prosesnya," jelas Atmo.
Pendekatan ini diharapkan dapat meruntuhkan dinding pembatas antara otoritas pajak dan masyarakat, sehingga kepatuhan pajak tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai kontribusi nyata bagi negara yang dilakukan dengan dukungan penuh dari petugas pajak.
Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, KPP Pratama Jakarta Tanah Abang 3 memaksimalkan penggunaan media sosial. Atmo mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini mengenai jadwal dan lokasi kegiatan "Ngabuburit Spektakuler" melalui akun resmi mereka.
"Wajib pajak bisa mengikuti akun media sosial kami, seperti di Instagram dan Facebook. Untuk wilayah kami, silakan pantau akun (misal) @pajaktanahabang3. Di sana tersedia informasi lengkap kapan dan di mana acara pendampingan akan dilaksanakan," tuturnya.
Baca Juga: Pasangan Wajib Tahu! Ini Beda Lapor SPT Tahunan Saat Lajang dan Menikah
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |