Grid.ID - Sebenarnya mengapa perayaan Imlek identik dengan warna merah? Ternyata ada alasan di balik penggunaan warna tersebut.

Tahun ini, Imlek atau Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan diperingati pada 17 Februari 2026. Imlek akan dirayakan oleh semua orang keturunan Tionghoa.

Di setiap perayaannya, akan selalu diwarnai dengan tradisi dan pertunjukkan. Berbagai pernak-pernik berwarna merah pun akan terlihat menghiasi sisi rumah orang yang merayakannya.

Warna merah sudah identik dengan perayaan Imlek. Termasuk pada dekorasi seperti lampion, angpao, hingga pakaian. Lantas apa alasan warna merah banyak dipakai saat Imlek?

Alasan Imlek Identik dengan Warna Merah

Dilansir dari Kompas.com, orang Tionghoa menganggap merah sebagai warna yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Penggunaan warna merah dipilih pada tahun baru agar bisa mencerminkan tiga hal tersebut.

Selain merah, ada warna lain yang dianggap sebagai warna keberuntungan. Dua lainnya yaitu kuning dan hijau.

Warna tersebut berasal dari teori lima elemen China. Warna merah akan melambangkan api, kuning melambangkan bumi, hijau atau biru melambangkan kayu, putih melambangkan logam, dan hitam melambangkan air.

Alasan lainnya, warna merah juga merupakan warna tradisional Han, yaitu sebutan untuk kelompok etnis yang mendominasi Tiongkok. Orang Han percaya bahwa merah akan melambangkan nasib baik.

Pantangan saat Imlek

1. Menyapu atau Membuang Sampah

Baca Juga: Jadwal Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026, Ketahui Perbedaan Keduanya

Halaman Selanjutnya

Source : Grid.ID,Kompas.com
Penulis : Ines Noviadzani
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#Rizky Febian