Grid.ID - Anang Hermansyah menilai industri kreatif Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Ia menyebut sektor ini bisa menyumbang hingga Rp2.000 triliun bagi pendapatan negara jika dikelola serius.

Menurut Anang, potensi tersebut bukan sekadar hitung-hitungan di atas kertas. Angka itu dinilai realistis melihat kekayaan budaya dan jumlah penduduk Indonesia.

Industri kreatif bisa menyumbang sampai Rp1.500 sampai Rp2.000 triliun per tahun,” ujar Anang Hermansyah saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Selasa (20/01/2026).

Ia menjelaskan industri kreatif mencakup banyak subsektor, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan. Namun, musik dinilai belum digarap maksimal dari sisi regulasi dan tata kelola.

Anang menyoroti belum adanya undang-undang khusus yang mengatur industri musik. Padahal, musik memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi dan identitas budaya bangsa.

“Musik itu dampaknya bukan cuma ekonomi, tapi juga nama baik negara,” katanya.

Menurut Anang, keberhasilan negara lain seperti Korea Selatan membuktikan musik bisa menjadi kekuatan nasional. Ia menilai Indonesia memiliki modal budaya yang bahkan lebih besar.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pelaku industri. Tanpa kerja sama, potensi besar tersebut sulit diwujudkan.

Anang menyebut selama ini industri kreatif kerap berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya, banyak konflik dan ketimpangan di dalam ekosistem.

“Ini harus jadi pemikiran bersama, bukan satu pihak saja,” tutup Anang.

Ia juga menyinggung peran seniman sebagai pelaku utama industri kreatif. Menurutnya, seniman harus mendapatkan hak yang layak dari karya mereka.

Baca Juga: Anang Hermansyah Blak-blakkan: UU Hak Cipta Dinilai Belum Lindungi Industri Musik

Anang menilai regulasi yang adil akan mendorong kreativitas berkembang sehat. Hal tersebut pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya

Penulis : Argia Melanie Pramesti
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia