Grid.ID - Artis Aurelie Moeremans minta publik tak membully karakter-karakter yang ada di buku Broken Strings. Apalagi, jika karakter itu masih sebatas asumsi atau tebakan dari netizen.
Seperti diketahui, belum lama ini Aurelie Moeremans merilis buku memoar berjudul Broken Strings. Buku itu berisi pengalaman pahit Aurelie saat dirinya terjebak dalam hubungan toxic, manipulatif hingga mengalami child grooming di usia 15 tahun.
Di buku itu, Aurelie menceritakan secara detail soal aksi pelaku yang melakukan grooming pada dirnya. Tak hanya itu, ia juga menceritakan beberapa karakter yang membantu pelaku dan membantu dirinya keluar dari hubungan tersebut.
Buku Broken Strings viral, baru-baru ini Aurelie Moeremans minta publik jangan bully karakter-karakter yang ada di bukunya. Apalagi, jika karakter itu masih sebatas asumsi.
Pasalnya, belakangan ini banyak netizen yang menebak-nebak hingga menyerang karakter tersebut. Salah satunya adalah sosok Kelly yang diasumsikan netizen sebagai sosok Kimberly.
Hal itu disampaikan Aurelie melalui akun Threadsnya @aurelie pada (16/01/2026). Di unggahan itu, Aurelie memohon pada netizen untuk tidak menyerang karakter-karakter di bukunya seperti karakter Kelly, Milo, Jo, Tom dan Zane.
Apalagi, jika hal itu masih sebatas asumsi alias bukan karakter asli. Aurelie mengaku tak enak hati pada orang-orang yang diserang imbas buku yang dirilisnya.
"Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan."
"Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," jelasnya.
Aurelie lantas membeberkan tujuan utamanya merilis buku tersebut. Bukan untuk menghakimi tindakan orang, ia hanya ingin pengalaman pahitnya itu jadi pelajaran untuk orang banyak.
| Source | : | Threads |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |