Grid.ID - Imlek 2026 menandai datangnya Tahun Kuda Api yang sarat dengan energi kuat, cepat, dan penuh dorongan untuk bertindak. Dalam astrologi China, tahun ini membawa dinamika besar yang tidak selalu berdampak positif bagi semua shio.
Energi api yang dominan dapat memicu konflik, keputusan impulsif, hingga tekanan mental jika tidak dikelola dengan bijak. Karena itu, sebagian shio diprediksi menghadapi tantangan lebih berat sepanjang Imlek 2026.
Kondisi ini menuntut kehati-hatian ekstra dalam mengambil keputusan penting. Berikut ulasan mengenai shio yang dinilai kurang beruntung di Imlek 2026, sebagaimana dihimpun dari Kompas.com dan Tribun Ternate, Minggu (11/2026).
Dalam penanggalan Tionghoa, Imlek 2026 berada di bawah naungan Kuda Api yang identik dengan pergerakan cepat, keberanian, dan ambisi tinggi. Namun, astrologi China menegaskan bahwa energi besar tanpa kesadaran diri justru berpotensi membawa masalah.
Tahun ini bukan sekadar soal bergerak cepat, melainkan bergerak dengan perhitungan matang. Bagi shio tertentu, benturan dengan Tai Sui membuat tekanan hidup terasa lebih intens. Oleh karena itu, Imlek 2026 menjadi momen refleksi penting, terutama bagi shio yang berada dalam posisi kurang menguntungkan.
Shio Kuda
Shio Kuda menjadi salah satu shio yang paling disorot dalam Imlek 2026. Dalam astrologi China, Shio Kuda mengalami konflik Tahun Shio yang Sama yang diperparah dengan Tai Sui yang Menyiksa. Kondisi yang dikenal sebagai “hukuman diri Wu-Wu” ini menggambarkan konflik internal yang intens, kecenderungan menyiksa diri, serta tekanan psikologis yang tinggi.
Dampaknya terlihat jelas pada sektor karier, di mana Shio Kuda menghadapi tekanan besar, persaingan ketat, serta risiko kesalahan akibat kelalaian dan kebingungan mental. Dari sisi kesehatan, kelebihan energi api menjadi masalah utama, memicu insomnia, kecemasan, dan tekanan darah yang tidak stabil.
Secara emosional, pemilik Shio Kuda cenderung gelisah, mudah tersinggung, dan terlalu banyak berpikir sepanjang Imlek 2026. Oleh karena itu, Kerja sama, dukungan sosial, dan strategi matang menjadi faktor penentu. Energi besar harus dikendalikan, bukan dituruti begitu saja.
Shio Tikus
| Source | : | Kompas.com,Tribun Ternate |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |