Grid.ID - Drama China terbaru berjudul Forever Young menghadirkan kisah emosional tentang persahabatan, penyesalan, dan kesempatan kedua dalam hidup. Sebelum menonton, simak dulu sinopsis drama China Forever Young berikut ini.
Berlatar waktu dari era 1980-an hingga masa kini, cerita ini berfokus pada perjalanan hidup empat sahabat yang pernah terpisah oleh tragedi. Tokoh utama harus menghadapi kenyataan pahit tentang kematian sambil menata ulang hubungan yang lama retak.
Pertemuan kembali para sahabat menjadi titik balik penting dalam hidup mereka. Sinopsis drama China ini menyoroti bagaimana masa lalu yang belum terselesaikan kembali menghantui ketika usia dan penyakit datang bersamaan.
Sinopsis Drama China Forever Young
Dalam sinopsis drama China Forever Young, kisah dimulai pada era 1980-an di Beijing. Ma Jin tumbuh bersama tiga sahabat yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri.
Kebersamaan mereka di masa remaja dipenuhi solidaritas dan impian akan masa depan. Namun, sebuah kecelakaan menjelang kelulusan sekolah menengah mengubah segalanya.
Insiden tersebut menyebabkan keempat sahabat ini terpisah dan hubungan mereka merenggang. Ma Jin kemudian pergi ke luar negeri dan menghilang selama bertahun-tahun, meninggalkan masa lalu yang penuh luka dan pertanyaan. Kepergiannya menjadi simbol putusnya ikatan persahabatan yang dulu begitu erat.
Bertahun-tahun kemudian, penonton dibawa ke kehidupan Ma Jin di masa kini. Ia telah menjadi wakil presiden sebuah perusahaan, menandakan kesuksesan karier yang gemilang. Namun, pencapaian tersebut tidak sejalan dengan kebahagiaan batin.
Ma Jin hidup dalam kesendirian, terpisah dari sahabat-sahabat lamanya dan masa lalu yang belum terselesaikan. Kehidupannya berubah drastis ketika ia didiagnosis mengidap tumor otak. Diagnosis tersebut memaksanya menghadapi kemungkinan kematian seorang diri, tanpa orang-orang terdekat yang pernah menjadi bagian penting hidupnya.
Penyakit mematikan yang diderita Ma Jin menjadi pemicu refleksi mendalam. Menghadapi ajal, ia mulai merindukan persahabatan yang pernah ia miliki. Keinginan untuk memperbaiki konflik lama dan menyembuhkan luka batin pun muncul.
Ma Jin menyadari bahwa waktu yang tersisa tidak hanya soal bertahan hidup, tetapi juga tentang memperbaiki hubungan yang telah lama terputus. Kerinduan akan kebersamaan masa muda mendorongnya untuk mencari kembali tiga sahabat lamanya.
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |