Grid.ID – Kepergian ayahanda Venna Melinda, Jimmy Rekartono, pada Selasa (6/1/2026) sore, menyisakan duka mendalam sekaligus keterkejutan bagi keluarga. Pasalnya, almarhum mengembuskan napas terakhir secara mendadak saat hendak menjalani perawatan pijat kesehatan.
Berikut adalah kronologi lengkap detik-detik meninggalnya Jimmy Rekartono berdasarkan penuturan Venna Melinda dan adiknya, Maya.
Pergi Sendiri Mengendarai Motor
Di usianya yang ke-73 tahun, Jimmy Rekartono dikenal sebagai sosok yang mandiri dan masih aktif beraktivitas. Pada Selasa sore, almarhum diketahui pergi seorang diri mengendarai sepeda motor menuju sebuah tempat pijat kesehatan di kawasan Grand Wijaya, Jakarta Selatan.
"Papa emang orangnya enggak pernah kelihatan sedih ya. Aku kaget banget Papa tiba-tiba pergi sendiri naik motor, pijat sendiri," ungkap Venna Melinda saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2026).
Pingsan dan Tubuh Mendadak Kaku
Kejadian berlangsung sangat cepat. Saat baru saja akan memulai sesi pijat, Jimmy tiba-tiba pingsan. Petugas panti pijat yang berada di lokasi pun panik lantaran tubuh almarhum mendadak kaku dan denyut nadinya melemah.
"Dapat kabar dari grup WhatsApp keluarga. Pak Jimmy pingsan di Grand Wijaya dan kaku badannya," ujar Maya, adik Venna Melinda.
Dalam situasi darurat tersebut, petugas panti pijat bergegas memeriksa ponsel milik almarhum. Beruntung, ponsel tersebut tidak dalam kondisi terkunci, sehingga petugas bisa langsung menghubungi dua nama yang berada di daftar panggilan terakhir, yakni Venna dan Maya.
"Untung saja handphonenya enggak di-lock ya. Bisa bayangin enggak kalau handphonenya di-lock? Terus dia ngehubungin siapa?" kata Venna bersyukur di tengah kesedihannya.
Venna Melinda Sempat Mengira Pesan Penipuan
Baca Juga: Venna Melinda Tiba di Rumah Duka, Tampak Tegar Jelang Pemakaman Ayahanda
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |