Grid.ID - Seorang kades di Lampung tewas usai terinjak gajah liar. Peristiwa tersebut terjadi saat berawal ingin menghalau pakai mercon namun berujung celaka.
Seorang kepala desa di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, meninggal dunia akibat diserang kawanan gajah liar. Bagaimana kisahnya?
Berikut kronologi kades di Lampung tewas terinjak gajah liar. Hal itu terjadi saat berawal ingin menghalau pakai mercon namun berujung celaka.
Melansir dari Kompas TV, Kepala desa bersama sejumlah warga berusaha mengusir kawanan gajah yang memasuki kawasan permukiman. Sekelompok gajah tersebut dilaporkan masuk ke lahan pertanian milik warga di Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.
Kepala desa dan warga setempat kemudian mencoba menggiring kawanan gajah itu agar kembali ke wilayah hutan. Langkah tersebut dilakukan karena beberapa ekor gajah telah memasuki area persawahan dan memakan hasil panen petani.
Namun, upaya itu berujung tragis. Kawanan gajah justru menyerang Kepala Desa Braja Asri, Darusman. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Darusman tidak dapat diselamatkan.
Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, menjelaskan bahwa sebanyak 11 ekor gajah liar memasuki kawasan pertanian warga hingga akhirnya menyerang korban. Saat ini, pihak Balai Taman Nasional Way Kambas bersama pemerintah daerah tengah berupaya mengerahkan puluhan gajah jinak sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), M Zaidi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat pihaknya menerima laporan terkait keberadaan gajah liar yang terjebak di kebun milik warga.
"Pukul 06.30 WIB, Tim TNWK mendapat laporan dari Babinsa Braja Asri, Agus, bahwa ada seekor gajah liar terjebak di kebun karet masyarakat di samping Jembatan Putul," ujar Zaidi, dikutip dari TribunMedan.com.
Pada rentang waktu sekitar pukul 07.15 hingga 09.00 WIB, tim TNWK bersama Danramil, Kapolsek, dan Camat tiba di lokasi kejadian. Mereka kemudian menunggu kehadiran Kepala Desa Braja Asri, Darusman, untuk menentukan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Setelah Darusman tiba sekitar pukul 09.00 WIB, disepakati bahwa gajah tersebut akan digiring kembali ke kawasan hutan.
| Source | : | Kompas TV,TribunMedan.com |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |