Grid.ID – Kepergian Wendi Indra bin M. Yasin meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar Gilang Dirga. Tak hanya Gilang, putranya Gin, juga sangat kehilangan sosok kakek sekaligus sahabat terbaik ya.
Gilang tak kuasa menahan haru saat menceritakan kedekatan mendiang ayahnya dengan putra semata wayangnya.
Bagi Gin, almarhum bukan sekadar kakek biasa. Di keluarga Gilang yang memiliki darah Sumatera Selatan, Gin memanggil sang kakek dengan sebutan "Unggang".
"Yang bikin gue sedihnya tuh berkali-kali lipat itu karena Gin. Jadi Gin itu kan panggil almarhum itu kan Unggang. Unggang tuh sebutan kakek lah kalau di Oku, Sumatera Selatan," ujar Gilang Dirga dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Gilang, hubungan antara cucu dan kakek ini sudah melampaui ikatan keluarga pada umumnya. Keduanya memiliki kedekatan layaknya dua orang sahabat karib yang selalu menghabiskan waktu bersama.
"Unggang-nya tuh temennya banget. Sahabatnya banget Unggang-nya itu. Jadi si Gin tuh kehilangan bukan cuma kakeknya, tapi sahabatnya juga," tambah Gilang lirih.
Tangisan Gin di Depan Jenazah
Meski usianya masih sangat belia, Gilang menyebut bahwa putranya seolah sudah mengerti bahwa sang "sahabat" telah pergi untuk selamanya. Gin menunjukkan reaksi pilu saat pertama kali melihat jenazah sang kakek di rumah duka.
"Kayaknya dia sudah mengerti. Jadi pas datang melihat jenazah dia juga sudah nangis kok," kata Gilang.
Meski begitu, putra Gilang Dirga dan Adiezty Fersa yang baru berusia 3 tahun tersebut terlihat sudah kembali ceria. Di pemakaman, Gin tampak bermain dengan bunga yang menghiasi pusara sang kakek.
Dukungan Terakhir untuk Sang Ayah
Baca Juga: Tak ada Firasat, Inilah Wasiat Sederhana Mendiang Ayah Gilang Dirga Sebelum Meninggal
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Desy Kurniasari |