Grid.ID -  Kasus penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita memasuki babak baru usai sang pemilik telah ditetapkan sebagai tersangka utama. Salah satu kenalan ungkap alasan Ayu Puspita terjerumus ke jalan yang salah.

Ayu Puspita telah melakukan dugaan penipuan besar-besaran. Kasus ini mencuat usai banyak pasangan pengantin melaporkan bahwa acara pernikahan mereka berantakan total karena layanan WO yang tidak terpenuhi.

Adapun modus utama dari WO Ayu Puspita adalah menawarkan paket pernikahan dengan harga promo yang sangat murah. Hal itu dilakukan guna menarik ratusan calon klien.

Ayu Puspita terjerumus ke jalan yang salah perkara menyalahgunakan uang milik kliennya. Akibatnya, ratusan korban mengalami kerugian finansial yang signifikan dengan estimasi kerugian tembus miliaran rupiah.

Melansir Kompas.com, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, mengatakan bahwa motif di balik kasus penipuan WO Ayu Puspita ini kuat mengarah pada faktor ekonomi. Meski penyelidikan belum sepenuhnya selesai, polisi memastikan kebutuhan ekonomi menjadi pendorong utama.

"Masih belum selesai, tentunya motifnya yang pasti ekonomi, kebutuhan ekonomi," kata Erick saat menemui media, Selasa (9/12/2025).

Dua tersangka, Ayu dan Dimas, saat ini berada di Polres Jakarta Utara. Sementara tiga orang lainnya juga ikut diperiksa meski saat ini masih dalam tahap pendalaman.

"Untuk tiga orang lagi yang kami amankan masih pemeriksaan mendalam karena kami saat ini masih mengumpulkan barang bukti," ujar Erick.

Erick juga mengungkapkan peran Ayu dan Dimas dalam kasus dugaan penipuan ini. Ayu sebagai pemilik dan penanggung jawab operasional, sementara Dimas yang menjalankan sebagian besar operasional serta berperan aktif menarik korban.

Mengutip Tribunnewsbogor.com, salah satu vendor bernama Eza menguak rahasia Ayu Puspita yang belakangan jadi perbincangan karena menipu ratusan pengantin di Jabodetabek. Diakui Eza, ia mengenal dan kerja sama dengan Ayu sejak tahun 2020, sehingga Eza begitu mengenal dan tahu kebobrokan manajemen WO milik Ayu dan suaminya.

Kenal dekat dengan karyawan Ayu, Eza menyebut beberapa pegawainya pun resah dengan sikap sang bos. Pasalnya, beberapa bulan ke belakang, Ayu kerap pamer barang mewah yang baru saja ia beli, seperti mobil ratusan juta.

Baca Juga: Profil Ayu Puspita, Pemilik WO yang Tipu 230 Pasangan hingga Total Kerugian 16 M

"Dia juga tuh, ini informasi aja, kalau uang (klien diduga dipakai untuk pribadi) informasi dari karyawannya. (kata pegawai Ayu) 'eh kemarin ibu beli Lexus loh. Dia juga beli Alphard'," ujar Eza.

Bahkan di tahun 2025, Ayu kedapatan membeli dua rumah sekaligus seharga fantastis. Ayu dan keluarga juga kepergok baru saja jalan-jalan ke Eropa.

"Terus kemarin dia juga baru beli rumah dua sekaligus. Baru-baru ini bulan Agustus jalan-jalan ke Eropa," ungkap Eza.

Eza membenarkan bahwa tindakan flexing alias pamer harta berlebih yang dilakukan oleh Ayu sangat kuat. "Iya banget," ujar Eza.

Mengenal baik sosok Ayu, Eza mengurai penyebab Ayu Puspita terjerumus ke jalan yang salah. Eza melihat Ayu Puspita sebagai sosok yang silau akan harta.

"Kalau dari segi personalitinya oke, kalau untuk mengadakan sosialnya, sama masyarakat anak yatim bagus. Tapi dia enggak bisa mengelola uang. Jadi gatel kalau ngeliat duit," imbuh Eza.

Bukan tanpa alasan, Eza menyebut Ayu adalah orang kaya baru alias aslinya bukan dari kalangan berada.

"Jadi dia itu terperangkap dalam keserakahan atau dia itu memang sudah punya planning untuk ngelakuin pola ini?" tanya Densu.

"Dia terpesona dengan duit banyak. OKB, dia ini OKB (orang kaya baru)," akui Eza. (*)

Source : Kompas.com,TribunnewsBogor.com
Penulis : Desy Kurniasari
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras