Grid.ID – Operasi plastik atau oplas menjadi tren di kalangan selebritas tanah air. Namun Aura Kasih mengaku ogah melakukan oplas dan memilih cara tradisional untuk menjaga penampilannya.
Daripada melakukan treatment bedah plastik, ibu satu anak itu lebih memilih perawatan tradisional dengan rutin meminum jamu.
Aura Kasih secara tegas membantah rumor yang menyebut dirinya melakukan operasi pada bagian hidung. Ia merasa bentuk wajahnya memberikan keberuntungan tersendiri.
"Aku percaya kalau mukaku udah gini tuh udah hoki ya," ujar Aura Kasih saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).
Selain itu, pelantun lagu "Mari Bercinta" tersebut juga takut dengan risiko kegagalan bila melakukan operasi plastik.
"Jadi ya udahlah, takutnya berubah malah takut gagal. Soalnya hari apes enggak ada di kalender, tiba-tiba mencong kan," lanjutnya.
Alih-alih naik ke meja operasi, ibu satu anak ini membocorkan rahasia kecantikannya yang sederhana dan murah. Aura mengaku kini sudah meninggalkan perawatan medis modern seperti infus whitening atau vitamin yang dulu sering ia lakukan, dan beralih kembali ke rempah-rempah nusantara.
"Enggak ada (perawatan dokter), aku mah minum jamu aja. Dulu sering infus, sekarang udah enggak. Udah balik ke rempah-rempah aja," ungkapnya.
Aura bahkan tak pelit membagikan resep jamu andalannya yang ia racik dan konsumsi setiap pagi. Ramuan tersebut terdiri dari campuran berbagai rempah yang mudah didapat.
"Kunyit, jahe, kapulaga, cengkeh, secang, dicampur aja setiap pagi," beber Aura.
Menurutnya, khasiat jamu tradisional sangat luar biasa. Tidak hanya membuat kulit tampak lebih sehat dan awet muda, ramuan tersebut juga menjaga kesehatan organ dalamnya.
Baca Juga: Ditinggal Sejak Berusia 8 Bulan, Anak Aura Kasih Tak Pernah Tanyakan Sosok Ayah
"Bagus lah. Kunyit itu bagus buat kulit juga kan, bagus buat yang punya GERD, buat liver juga bagus. Bagus banget dan murah. Sangat murah," tambahnya.
Keputusan Aura untuk kembali ke perawatan tradisional ini sejalan dengan prinsip hidupnya saat ini yang enggan ikut-ikutan tren (FOMO). Ia merasa bersyukur dengan apa yang dimilikinya dan memilih merawat diri dengan cara yang alami.
"Aku dari dulu emang enggak suka fomo. Orang lagi heboh apa, aku ikut, enggak. Jadi kalau aku tetap di ya gue mau balik ke tradisional," pungkasnya.(*)
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Desy Kurniasari |