Grid.ID - Di tengah suasana duka, anak almarhum Epy Kusnandar membagikan kenangan tentang sosok sang ayah. Mereka menyebut Epy adalah pribadi sederhana yang penuh nilai hidup.

Walaupun sudah lama di dunia hiburan tetapi Epy tetap tampil dengan sederhana. Kedua anaknya, Damar Rizal Marzuki dan Qodrat Pratama Putra menjelaskan bahwa Epy memang tidak secara langsung mengajari tentang kesederhanaan, tetapi memperlihatkannya melalui sikap sehari-hari. “bukan langsung mengarahkan, bukan langsung mengajari, tapi menjadi panutan ketika melihat papap sehari-hari,” ujar Qodrat.

Epy Kusnandar memang lebih senang di ekspos lebih ke karyanya, idealisnya, gagasannya dibandingkan pencapaian materinya. “harta mungkin tidak diumbar, tidak dipertontonkan tapi karya-karyanya selalu diberi tahu,” ucap Damar.

Damar juga menjelaskan bahwa bagi sang ayah, pencapaian bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga mengenai ide dan proses kreatif di baliknya. Hal-hal itulah yang menurut ayahnya, Epy layak diekspos dan dirayakan, baik di media maupun di ruang-ruang yang tidak tersorot publik.

Keduanya juga bercerita bahwa sang ayah, Epy jarang sekali mengajak mereka pergi ke tempat wisata umum. Mereka mengatakan bahwa tidak pernah diajak pergi ke pantai atau gunung bersama.

Sebaliknya, Epy lebih sering mengajak ke tempat-tempat unik. “Pernah tiba-tiba ngajak ke kebun pohon kelor, kan gak pernah kepikiran sama orang,” kata Damar.

Terus juga diajak mencari belut, “itu mewah menurut papap dan akhirnya saya senang, jadi itu yang berkesan” lanjutnya. Kenangan lain adalah ketika Epy mengajak ke pasar loak untuk mencari sepeda ontel. “Serandom itu kalau ngajak jalan-jalan,” ceritanya.

Salah satu impian Epy adalah membuka warung sendiri, dan hal itu bahkan sudah tercapai. Hanya saja, Epy selalu ingin menambahkan sesuatu.

Selain impiannya mengembangkan warung, Epy juga memiliki beberapa impian lainnya. “Dari warung kecil, mau punya tempat yang agak luas, ingin punya kebon, mau punya tempat latihan teater, studio musik,” jelas Damar.

Banyak yang Epy ucapkan meski belum terwujud, tetapi sebenarnya itu merupakan bagian dari proses. “Kalau misalnya Papap masih ada, perkembangannya pasti ke arah sana,” kata Damar.

Damar mengatakan bahwa keinginan untuk mewujudkan salah satu mimpi ayahnya itu selalu ada. Dorongan halus dari keinginan-keinginan Epy yang dulu pernah diucapkan, seakan-akan masih menempel di benaknya dan perlahan ikut mengarahkan apa yang ia lakukan.

Baca Juga: Keluarga dan Kerabat Gelar Tahlilan untuk Almarhum Epy Kusnandar

“Padahal nggak minta, nggak nyuruh, tapi karena apa yang pernah disampaikan, jadi otomatis meneruskan,” tutupnya, dengan nada yang memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh itu meski tanpa paksaan. (*)

Penulis : Gemma Ramadhina Zaneta
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral