Grid.ID - Kronologi pria jalan 3 hari demi cari keberadaan istri dan anaknya yang jadi korban banjir mendadak ramai jadi sorotan. Kejadian tersebut pun diketahui terjadi di Tapanuli Tengah.
Ya, seperti yang diketahui sebelumnya, banjir bandang dan longsong juga menimpa daerah Tapanuli Tengah. Bahkan hal itu membuat listrik, hingga pasokan makanan menipis.
Kronologi Pria Jalan Kaki 3 Hari Cari Istri dan Anaknya yang Jadi Korban Banjir
Usut punya usut, kejadian bermula saat Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu bertemu pria tersebut yang diketahui bermarga Hutauruk. Kejadian tersebut pun diketahui terjadi pada Jumat 28 November 2025 lalu.
Kala itu, pria itu terlihat berjalan dan ternyata sudah 3 hari lamanya berjalan kaki melewati longsor dan banjir. Dilansir dari TribunMedan.com, sang pria sudah berjalan puluhan kilometer untuk mencari keberadaan anak dan istrinya yang bertempat tinggal di wilayah Tukka, Tapanuli Tengah.
"Saya di Tukka, kampung rambutan. Marga Hutauruk, istri saya boru Sibuea," ungkap Hutauruk sembari menangis.
Pikiran pria itu juga kalut lantaran takut istri dan anaknya hanyut atau tidak selamat dari bencana banjir. Dan sudah dua hari lamanya tidak diketahui kabar dan keberadaannya.
"Istri saya gendong anak. Udah dua hari tidak ketemu," ungkap sang pria tak bisa menyembunyikan rasa sedih dan khawatir.
Mendengar hal tersebut, Masinton Pasaribu pun mencoba menenangkan pria tersebut.
"Akses internet memang sulit, telepon enggak ada, listrik mati, mudah-mudahan sehat ya," ujae Masintoh.
Setelahnya, sang bupati langsung meminta bantuan timnya untuk mencari anak istri sang pria di pengungsian yang telah disiapkan.
| Source | : | Tribunnews.com,TribunMedan.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |