Grid.ID – Persiapan pertunjukan The Founder5 II: Unfinished Business rupanya sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Para founder mulai menyusun konsep latihan yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Pandji Pragiwaksono sebagai salah satu anggota The Founder5 mengungkapkan bahwa kali ini mereka memilih proses yang jauh lebih santai. Ia menyebut perubahan metode latihan ini dilakukan setelah menganalisis pengalaman di tahun lalu.
Menurut Pandji, pelajaran terbesar dari show The Founder5 pertama adalah bahwa mereka tidak membutuhkan naskah yang terlalu ketat. Tahun lalu, naskah yang digunakan justru membuat persiapan semakin berat.
“Tahun lalu naskahnya perdialog, jadi seperti main film,” ujar Pandji saat ditemui di acara Press Conference di Markas Comika, Selasa (02/12/2025).
Bagi Pandji, metode latihan seperti itu lebih cocok untuk acara dengan storyline seperti Lapor Pak atau Main Hakim Sendiri. Stand up comedy, menurutnya, tidak selalu membutuhkan struktur yang terlalu banyak.
Karena penulisan dialog yang begitu detail, tingkat intensitas latihan tahun lalu sangat tinggi. Para anggota harus terus berlatih menghafal naskah hingga berjam-jam.
Ia mengaku proses tersebut cukup melelahkan dan mengganggu dinamika natural yang biasanya mereka miliki saat tampil. Hal ini membuat mereka mengevaluasi total metode tahun lalu.
Untuk show The Founder5 II: Unfinished Business tahun ini, Pandji menegaskan bahwa mereka ingin tampil lebih natural. Formatnya dibuat lebih situasional agar chemistry mereka tetap mengalir.
Ia menyebut bahwa pendekatan baru ini memberi kebebasan lebih besar kepada setiap founder. Mereka bisa mengikuti alur yang muncul secara spontan di atas panggung.
“Sekarang tidak seperti itu, kita belajar dari kesalahan tahun lalu,” tambahnya.
Metode latihan baru ini juga disebut membuat suasana persiapan menjadi jauh lebih menyenangkan. Para founder tidak lagi berada di bawah tekanan hafalan dialog.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Buka Suara Soal Denda Adat Toraja Rp 2 M dan 96 Kerbau-Babi
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |