Grid.ID – Tiga hari berlalu sejak kepergian aktor Gary Iskak, rasa rindu mendalam mulai menyelimuti keluarga yang ditinggalkan. Richa Iskak, istri Gary Iskak mengungkapkan perlakuan anak-anaknya pasca ditinggal sang ayah.
Di balik ketegaran yang ditunjukkan di hadapan publik, tersimpan cerita pilu tentang bagaimana Adilla dan Taqiya berusaha mengobati rasa kangen terhadap sosok ayah mereka.
Richa mengungkapkan bahwa anak-anaknya kini saling berebut untuk mengenakan barang-barang peninggalan sang ayah, terutama pakaian yang sering dipakai Gary semasa hidup.
"Anak-anak pada pakai barang-barangnya (almarhum). Itu sweater-nya. Taqiya (anak) tuh senang banget pakai," ujar Richa Iskak saat ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang, Senin (1/12/2025).
Sebuah sweater kesayangan Gary Iskak menjadi barang yang paling dicari oleh buah hatinya. Richa menuturkan, saking rindunya, terjadi momen rebutan kecil antara kakak dan adik hanya demi merasakan kehangatan sang ayah melalui pakaian tersebut.
"Sebenarnya kan (sweater) udah dipakai sama kakaknya, Dilla. Jadi rebutan, 'Aku mau pakai yang itu'. Sweater kesayangan almarhum dipakai terus sama dia," cerita Richa.
Sementara itu, Richa sendiri memiliki cara berbeda untuk melepas rindu. Jika anak-anak memilih memakai baju, Richa mengaku mencoba mengobati kesepiannya dengan tidur di bantal yang biasa digunakan sang suami.
"Mengobati rindunya, ya tidur aja di bantal (almarhum). Tidur di bantalnya," ucapnya lirih.
Meski demikian, Richa mengaku belum sekuat anak-anaknya untuk memegang atau mencium baju-baju almarhum secara langsung. Ia merasa duka yang dirasakan masih terlalu baru dan pedih.
"Belum berani. Takut ah itulah, proses ya. Masih baru tiga hari banget. Jadi anak-anak aja deh yang ambil (bajunya)," pungkas Richa.
Seperti diketahui, Gary Iskak meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (29/11/2025) dini hari. Aktor 52 tahun itu tutup usia usai mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Viral Momen Anak Tenangkan Richa Iskak di Pemakaman, Ternyata Didikan Gary Iskak
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |