Grid.ID - Fanny Ghassani dikafani layaknya pocong saat bermain film Riba. Menurut Fanny Ghassani, adegan tersebut menjadi akting paling mendalam sekaligus mencekam selama kariernya.
Adegan tersebut dilakukan Fanny Ghassani ketika dia menjalani peran sebagai jenazah. Meskipun adegan tersebut tanpa dialog, namun menurutnya hal itu memberikan pengalaman spiritual untuknya.
"Sebenarnya dipocongin itu adalah sebuah perjalanan juga buat aku," ujar Fanny Ghassani di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025).
Ketika berperan sebagai jenazah yang dikafani, Fanny Ghassani pun mendapatkan pemikiran yang berbeda mengenai manusia. Pemikiran itu terkait manusia tak lagi berdaya setelah menjadi jenazah.
"Ketika kita dipocongin kayak gitu ya, itu rasanya enggak berdaya sebagai manusia," terangnya.
"Tangan diikat, kaki diikat, badan diikat, kepala diikat, napas disumpel. Wah ternyata gini ya rasanya menjadi orang yang enggak berdaya," lanjut aktris berdarah Arab ini.
Fanny Ghassani tak menampik bahwa awalnya dia meremehkan pengalaman aktor lain. Akan tetapi dia justru merasa cemas ketika menjalani adegan tersebut.
Tak disangka Fanny Ghassani bahwa adegan tersebut kemudian membuatnya merenungkan akan kematian.
"Aku pikir 'Masa sih, tapi pas make up-nya sudah jadi, duduk di tempat mayat, dikafani itu aku langsung 'heuh' (menarik napas kaget)," tutur Fanny.
Setelah melakoni adegan jenazah dikafani, Fanny Ghassani mengaku bahwa hal itu lebih berat dibandingkan adegan menangis di sinetron. Dia mengaku menjadi jenazah yang dikafani lebih susah meskipun tanpa dialog.
"Kayaknya lebih susah itu deh daripada akting di sinetron nangis," tutupnya.
Baca Juga: Fanny Ghassani Akui Sempat Terjebak Longsor Saat Syuting Film Horor
| Penulis | : | Hana Futari |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |