Grid.ID – Aktor asal Korea Selatan, Ji Chang Wook, mengungkapkan pengalamannya selama syuting di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kintamani, Bali, untuk reality show Abracadabra: The Galaxy of Ultimate Healing.
Sebelum menuju Kintamani, jadwal Ji Chang Wook sangat padat. Bahkan, bintang drama Healer itu hampir tidak punya waktu istirahat.
"Jadwalnya itu sehari sebelumnya saya syuting sampai tengah malam ya. Dan juga saya hanya bisa istirahat sekitar dua jam dan harus bangun lagi," ucap Ji Chang Wook dalam konferensi pers di Lotte Mall, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025).
Dengan kondisi mengantuk dan kelelahan, ternyata Ji Chang Wook sempat mempertanyakan tujuan pergi sepagi itu.
"Awalnya saya berpikir, 'Duh kita mau jalan sesubuh ini tuh mau ngapain sih?' gitu ya," ungkapnya jujur.
Namun, begitu sampai di Gunung Batur dan menyaksikan matahari terbit, Ji Chang Wook mengaku rasa lelahnya langsung lenyap.
"Saat naik ke gunung, dan benar-benar melihat matahari terbit, itu benar-benar semuanya hilang, luluh semua (rasa capeknya)," kata Ji Chang Wook.
Aktor 38 tahun ini menggambarkan pemandangan itu sebagai bentuk nyata healing. Ia memuji matahari terbit di sana yang indah.
"Wah, benar matahari indah," tambahnya.
Bryan Domani yang ikut syuting bersama Ji Chang Wook juga memperhatikan perubahan energinya. Ia tak menyangka Ji Chang Wook bisa langsung kembali semangat setelah tadi sangat lelah.
"Jadi emang aku enggak tahu energinya di mana, kalau aku udah pasti udah tepar. Jadi kuat banget," timpal Bryan. (*)
Baca Juga: Datang ke Jakarta, Ji Chang Wook Sampaikan Doa untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |